junizein 12 Juni 2018

Lebaran 2018 sudah didepan mata, jangan sampai salah, simak lafadz & Niat Sholat Ied Idul Fitri yang benar

Niat shalat ied idul fitri yang tentu saja dikerjakan pada saat mengangkat Takbir pertama memasuki shalat tentu adalah hal yang sangat dianjurkan diucapkan, shalat ied idul fitri atau idul adha itu adalah sunnat (sunnah Muakaddah, yaitu Sunnat yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan), tapi ketika kita shalat wajib maka niat di dalam hati ketika Takbiratul Ihram tentu wajib.

(Baca Juga: Membuat Anda begitu Mudahnya Tampil Cantik saat Lebaran dengan Cara dan Tutorial Hijab Organza Casual dan Elegan)

 

Niat sholat ied idul fitri 2018, cara sholat ied idul fitri, lafadz niat sholat ied, lebaran 2018

Niat sholat ied idul fitri tentu dibaca di dalam hati. Jangan sampai salah kaprah Niat itu adalah dibaca didalam hati, sedang lafadz adalah yang dibaca dimulut sebelum niat, seperti halnya pada niat sholat Ied idul fitri.

Lafadz ketika mau sholat wajib atau mau puasa Ramadhan hukumnya sunnat, sedangkan niat Di dalam hati untuk shalat wajib/puasa ramadhan hukumnya wajib diucapkan. Dan niat itu diucapkan di dalam hati, bukan dilafalkan dimulut. Terlebih lagi pada niat sholat ied idul fitri, meskipun sunnah namun tetap  dianjurkan melakukan niatnya sebelum/ketika takbiratul ihram.

Niat sholat ied idul fitri 2018, cara sholat ied idul fitri, lafadz niat sholat ied, lebaran 2018

Jangan salah kaprah, misal ketika selesai shalat tarawih&witir malam Ramadhan mengucapkan niat puasa bersama-sama yang malah justru lafadz (yang biasa dilafalkan dimulut dengan bahasa arab) lalu diiringi dengan Niat bahasa Indonesia yang justru juga malah dilafalkan dimulut, bukan di dalam
hati.

Seharusnya lafal dimulut dalam bahasa arab itu sudah benar, namun niat yang juga diucapkan dimulut menurut sepengetahuan junipedia adalah seharusnya di dalam  hati. Silahkan tanya ustadz atau ulama terdekat jika masih ragu. Wallahua’lam bissawab

Niat sholat ied idul fitri 2018, cara sholat ied idul fitri, lafadz niat sholat ied, lebaran 2018

 

Berikut penjelasan lafadz dan niat sholat Ied Idul fitri yang tentu sangat perlu disimak

Sumber rujukan Junipedia yaitu Seperti dilansir dan dirangkum dari Nu.or.id, (Penjelasan Hukum dan tata cara shalat Ied dilansir dan dirangkum dari artikel (Mahbib, site: Nu.or.id )

Bahwa rukun shalat Ied tidaklah berbeda dengan shalat wajib/shalat 5 waktu dalam sehari. Hanya saja yg menjadi pembeda adalah aktivitas pelaksanaan secara tekhnis, yang statusnya sunnah.

Sebaiknya juga sebelum berangkat sholat ied idul fitri, agar melakuka Mandi Sunnat Hari Raya Idul Fitri.

Waktu shalat Ied idul fitri sejak matahari terbit hingga sampai waktu Dzuhur. Sholad ied idul fitri disunnahkan memperlambat (maksudnya boleh tidak terlalu pagi). Dengan tujuan memberi kesempatan untuk yg belum melakukan zakat fitrah agar sempat melakukannya

Berbeda dengan shalat ied idul adha yang dianjurkan lebih awal, dengan tujuan memberi kesempatan waktu untuk yang ingin melaksakan Qurban setelah selesai shalat ied idul adha dan aktivitas sunnah terkait shalat idul adha.

Shalat Ied (idul fitri & idul adha) 2 Rakaat, lalu disambung khutbah setelah selesai shalat. Namun dianjurkan walaupun tidak sempat shalat ied berjamaah, diperbolehkan sholat ied sendiri di rumah (munfarid).

Tata cara dan Niat Shalat Ied Idul Fitri

(Yang mana penjelasannya Juga bisa dipelajari) pada:

1. Al-Fiqh Al-Manhaji ‘ala Madzhabil Imam Asy-Syafi’i (Juz 1), karya dari
Mushtafa Al-Khin, Mustafa Al-Bugha, serta ‘Ali Asy-Asyarbaji

2. Kitab Fashalatan, karya Syekh KHR Asnawi, beliau berasal dari Kudus,
adalah salah satu dari Pendiri NU.

3. Silahkan ditanyakan langsung pada Ustadz dan Ulama terdekat jika masih ragu atau ada yang perlu dipertanyakan agar tidak sampai salah dalam masalah syari’at

 

1). Sholat Ied idul fitri didahului dengan Niat.

Lafal mengenai cara dan niat sholat ied hari raya idul fitri berbunyi

Bacaan niat sholat ied idul fitri 2018, lebaran 2018, junipedia.com

 

“Ushalli Rak’ataini sunnata li ‘idil fithri (ma’muman / imaman) Lillahhi ta’ala “

Atau

“Ushalli sunnata li ‘idil fithri Rak’ataini (ma’muman / imaman) Lillahhi ta’ala “

Niat shalat Ied idul fitri yang diucapkan di dalam hati ketika takbiratul ihram:

“Sahajaku/Aku berniat shalat Sunnah idul fitri 2 rakaat (menjadi ma’mum/imam) Karena Allah Ta’ala”

(Lafadz dan niat Tanpa kata ma’muman/imaman, jika dilaksanakan sendiri),

Jika berjamaah:

Ditambahkan “ma’muman (jika menjadi ma’mum), dan “imaman” (jika menjadi imam) :

(Niat shalat ied idul fitri diucapkan di dalam hati ketika mengangkat tangan untuk takbiratul Ihram saat di awal shalat setelah mengucapkan lafadz di mulut)

“Sahajaku/Aku berniat shalat Sunnah idul fitri 2 rakaat (menjadi
ma’mum/imam) Karena Allah Ta’ala”

Hukum pelafalan niat ini adalah Sunnah (dalam hal shalat sunnat idul fitri, bukan dalam hal shalat wajib), hal yang wajib ialah ada Maksud dengan Sadar dan disengaja dari dalam bathin Kita bahwa kita akan menunaikan/melaksanakan Shalat Sunnat Idul Fitri.

Shalat idul fitri dimulai tanpa adanya Adzan serta Iqamah, sebab tiada disunnahkan. Namun sebelum sholat idul fitri, menyerukan kalimay “Ash-Shalatu Jami’ah”

Tata Cara Sholat Ied Idul Fitri

2). (Rakaat pertama)

Takbiratul Ihram
Selesai membaca Iftitah
Sunnah mengangkat Takbir lagi sampai 7 kali (rakaat pertama)

Pada antara Takbir tersebut, dianjurkan membaca:

“Allahhuakbar Kabira, Walhamdulillahhi Kasira, Wasubhanallahhi Bukratawwa asila”

Atau

“Subhanallah, Walhamdulillah, wa Laailaha Illallahhu wallahhu Akbar”

3). Pada takbir yang ke 7 di rakaat pertama,
Membaca Surat Al-Fatihah, lalu dianjurkan membaca Surat Al-Ghasyiyah

Lalu ruku’->Sujud->duduk antara dua sujud dan selanjutnya seperti shalat lainnya.. hingga berdiri lagi di Rakaat Kedua

4). Rakaat kedua
Takbir 5 kali
Dan seperti dijelaskan diantara takbir, membaca Kalimat (yang sudah disebutkan pada point nomor “2).” ) dan takbir yang ke 5 membaca surah Hingga selanjutnya seperti shalat pada umumnya sampai Salam

(Hukum Takbir tambahan tersebut adalah Sunnah)

5). Selepas Salam
Sebaiknya pada jama’ah mendengarkan Khutbah Idul fitri.
(Terkecuali jika shalat ied dikerjakan sendiri (yang disebabkan udzur atau terlambat) )

Hadit’s dari Ubaidullah bin Abdullah bin Uthbah:

Yang artinya:

“Sunnah Seorang Imam berkhutbah 2 kali pada Shalat hari raya (idul fitri
serta idul adha), dan memisahkan kedua khutbah dengan duduk”. (HR.
Asy-Syafi’i)

Khutbah pertama, khatib disunnahkan memulai khutbah dengan 9 kali Takbir,
dan khutbah kedua 7 kali Takbir

Wallahu a’alam

 


Junipedia adalah Media Informasi dan Tutorial Hijab, mohon maaf jika ada kekhilafan dalam penulisan dan silahkan kritikan dan saran jika terdapat kesalahan dalam penulisan Fakta, hadit’s dan teori pada artikel Kami.

Silahkan ditanyakan langsung pada Ustadz dan Ulama terdekat jika masih ragu atau ada yang perlu dipertanyakan agar tidak sampai salah dalam masalah syari’at. Wallahua’alam

Selamat Lebaran dan merayakan Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Bathin

2 thoughts on “Lebaran 2018 sudah didepan mata, jangan sampai salah, simak lafadz & Niat Sholat Ied Idul Fitri yang benar

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*