Yuni Rizani, S.I.Kom 16 Juli 2018


Manfaat Game untuk Kesehatan dan nilai Positif main Games Menurut Penelitian 

 

Apa Manfaat Kesehatan dan nilai Positif bermain Games?
(Games Super Mario, picture by Pixabay)

Baca Juga

Manfaat Bermain Games, game terutama game online kerap diartikan sebagai sarana untuk hiburan saja dan tidak ada manfaat untuk kehidupan, terlebih lagi hanya buang-buang waktu bahkan bisa mengganggu kesehatan dengan bermain game jika tidak tahu waktu dan bergadang.

Namun hal itu tergantung kepada pribadi masing-masing yang melakoni games tersebut, dan hal itulah yang kadang menjadi stereotipe dan judge bahwa game tidak baik jika ketika seseorang melihat teman atau keluarganya bermain game tidak kenal waktu.

Akan tetapi berbeda hal nya dengan seseorang yang bermain game yang bisa mengatur waktu dan bahkan dari game seseorang bisa menghasilkan uang, maka penilaian orang lain pun akan menjadi positif dan membawa pengaruh positif untuk gamer lain tentunya.

Seperti yang telah dilansir dan dirangkum dari idtechinasia (Artikel pertama dirilis di Games in Asia).

Bahwa ada banyak bukti ilmiah yang menunjukkan game dapat menjadi sesuatu yang baik bagi kita.

Beberapa hal baik yang dilakukan video game bagi Kita dan otak Kita yaitu:

1. Ketika Melakukan hal yang buruk di dalam sebuah game, dapat membuat kita menjadi seseorang yang lebih baik

Pada Sebuah Contoh studi: ”Being Bad in a Video Game Can Make Us Morally Sensitive” (Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking vol 17 iss. 8)

Mungkin pada awalnya terdengar kontra-intuitif, akan tetapi ternyata para peneliti telah membuktikan bahwa melakukan hal-hal yang buruk dalam video game, sebenarnya bisa membuat kita menjadi seseorang yang lebih baik.

Pada studi tersebut, jika gamer melanggar kode moral mereka sendiri dalam game, dengan bermain sebagai seorang teroris, ternyata dapat mengalami rasa bersalah yang nyata, dan hal tersebut menyebabkan mereka berefleksi pada perilaku.

Hal ini tentu diperlukan penelitian lebih lanjut untuk dapat menunjukkan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi perilaku gamer pada kehidupan nyata mereka, namun peneliti menunjukkan, bahwa ketika menjadi orang yang buruk dalam video game, bisa membuat gamer justru akan lebih cenderung bersikap baik pada kehidupan nyata.

Pernahkah dalam kehidupan nyata, kita melakukan sesuatu yang tidak baik dan kemudian sesali, lalu hal itu membuat kita mencoba melakukan sesuatu yang baik untuk dapat menebus kesalahan yang disesali?

Nahh… Perilaku tersebut bisa menjadi contoh prinsip yang sama ketia bermain games. Hal-hal buruk dilakukan di dalam sebuah games, namun oleh karena rasa bersalah yang dirasakan adalah begitu nyata, kita mungkin masih berusaha untuk mencoba menebus kesalahan dengan menjadi orang yang lebih baik pada dunia nyata yang kita jalani

2. Ketika Bermain game online, ternyata bisa membuat kita menjadi lebih berjiwa sosial

Dalam satu Contoh studi: “The Effects of Prosocial Video Games on Prosocial Behaviors” (Pers Soc Psychol Bull, Juni 2009)

Ada banyak penelitian yang telah menunjukkan bahwa bermain game sosial  akan benar-benar dapat membuat pemain game tersebut menjadi lebih berjiwa sosial.

Walaupun tidak semua video game bisa membuat kita lebih berjiwa sosia, secara umum game perlu memberikan penghargaan atau reward atas perilaku pro-sosial tersebut agar teori ini bekerja.

Tetapi bahkan video game yang paling brutal walaupun terlihat bahwa game tersebut tidak membuat seseorang menjadi anti-sosial.

Penelitian telah menunjukkan, gamer yang bermain games seperti Call of Duty atau Grand Theft Auto IV ternyata tidak mengalami efek sosial yang negatif.

3. Bermain games dapat membuat volume otak menjadi lebih besar

Pada game “its-a-me-mario”

Sebuah Contoh studi: “Playing Super Mario induces structural brain plasticity” (Molecular Psychiatry 19)

Pada sebuah studi, para peneliti di Jerman telah menemukan bahwa ketika orang dewasa bermain games Super Mario 64, dalam durasi 30 menit dalam sehari, ternyata mereka mengalami peningkatan pada daerah abu-abu di beberapa area otak: hippocampus kanan, dorsolateral prefrontal cortex kanan, dan bilateral cerebellum.

Menurut penelitian, “area otak yang penting untuk navigasi spasial, perencanaan strategis, memori kerja, dan kinerja motorik.”

Peneliti mempunyai hipotesis bahwa game seperti Game Super Mario, bisa digunakan untuk membantu mengatasi seseorang yang sedang mengalami penurunan materi abu-abu pada area otak tersebut, yang bisa menjadi faktor resiko untuk penyakit mental serius, seperti skizofrenia, PTSD, serta neurodegenerative.

4. Membuat kinerja otak lebih baik dengan Bermain game RTS

Game Starcraft

Dalam Contoh studi: “Real-Time Strategy Game Training: Emergence of a Cognitive Flexibility Trait” (PLOS ONE, Agustus 07, 2013)

Para peneliti menemukan bahwa ketika para gamer bermain games Starcraft, sekitar 1 jam dalam sehari, dapat mengalami peningkatan dari segi fleksibilitas kognitif, yang mudah diukur pada tugas-tugas yang ada pada kehidupan nyata.

Akan tetapi, Tidak sembarang games dapat melakukan hal tersebut, Namun sebuah studi tersebut telah menunjukkan bahwa pada game RTS bisa melakukannya, game MOBA mungkin juga bisa melakukannya.

Menurut peneliti,

“Hasil penelitian menunjukkan, bahwa jaringan otak yang didistribusikan yang mendukung fleksibilitas kognitif, Ternyata dapat disesuaikan dengan adanya pengalaman video game yang mengasyikkan dan menekankan pada pemeliharaan dan manipulasi cepat pada berbagai sumber informasi.”

5. Meningkatkan Daya Penglihatan dengan Bermain Action Games

Pada Sebuah Contoh studi: “Action-Video-Game Experience Alters the Spatial Resolution of Vision” (Psychological Science, 2007)

Banyak penelitian menunjukkan bahwa video game dapat membantu meningkatkan penglihatan kita. Action Games bisa juga membantu meningkatkan kemampuan kita dalam mendeteksi kontras secara visual.

Contoh di atas adalah salah satu studi, yang di dalamnya peneliti telah menemukan, bahwa gamer yang bermain action games seperti pada games menembak, dapat mengalami peningkatan signifikan dalam hal resolusi kemampuan spasial.

Kemampuan Spasial yaitu kemampuan untuk mengenali objek yang kecil seperti pada ukuran huruf.

6. Meningkatkan koordinasi Antara Tangan dan Mata Serta Kemampuan Motorik

Game Dota

Dalam sebuah Contoh studi: “Use of Electronic Games by Young Children and Fundamental Movement Skills” (Perceptual and Motor Skills, Volume 114)

Banyak dari hasil penelitian mendokumentasikanefeknya Game yang ternyata dapat melatih keterampilan motorik para pemain game, juga dapat melatih menghubungkan keterampilan itu dengan isyarat visual secara cepat.

Dalam sebuah tes UTMB, para gamer remaja dapat lebih unggul dari para praktisi bedah, pada waktu simulator pelatihan operasi robotik di sekolah.

7. Memperlambat penuaan dengan Bermain game

Pada sebuah Contoh studi: “A Randomized Controlled Trial of Cognitive Training Using a Visual Speed of Processing Intervention in Middle Aged and Older Adults” (PLOS ONE, 1 Mei 2013)

Game bukan hanya baik untuk anak-anak, namun untuk orang dewasa ternyata juga baik, pada sebuah contoh studi di atas, Peneliti telah menemukan bahwa ketika bermain game yang menstimulasi otak, ternyata bisa menggagalkan efek dari penurunan kognitif yang normal yang diakibatkan adanya penuaan secara signifikan.

Pilihan Game kita juga sangat menentukan untuk itu, misalkan pada jenis game Mario Kart, mungkin saja tidak akan menstimulasi otak seperti yang dapat dilakukan pada jenis game puzzle.

Tentu tidak semuanya tentang otak saja, video game pun bisa membuat orang yang berumur dewasa dapat merasa lebih baik.

Pada Penelitian menunjukkan ketika orang dewasa bermain game, mempunyai tingkat kesejahteraan emosional lebih tinggi. Efek pada ukuran otak, kecerdasan dan penglihatan seperti disebutkan di atas, tentu juga mempunyai implikasi untuk orang yang berumur dewasa.

Hal tersebut menunjukkan bahwasanya tidak ada kata ‘terlalu tua’ untuk bermain game

8. Membantu semua jenis masalah medis dengan Bermain game

Permainan pada Video game telah terbukti bermanfaat untuk membantu berbagai macam masalah medis tertentu.

Contohnya saja, sebuah game bisa membantu anak-anak penderita cerebral palsy, anak-anak disleksia, belajar membaca lebih cepat. Sebuah Game bisa membantu meringankan adanya ‘rasa ingin’ bagi para peca*ndu.

Game juga bisa difungsikan untuk membantu menyembuhkan penderita stroke. Bahkan, sebuah games berfungsi untuk mengoba*ti dan mengurangi rasa sakit!

Jadi, Selama kita bermain Games mempergunakan waktu sewajarnya dan secara efektif, ada beragam bukti-bukti ilmiah yang menyatakan bahwa pemain game sebenarnya sedang berusaha meningkatkan kesehatan kita.

Semoga Bermanfaat


Media ini adalah sarana informasi, tidak menggantikan teori dan fakta yang ada dari para ahli. Silahkan kritikan dan saran jika terdapat kesalahan dalam penulisan teori dan fakta yang ada. Sebaiknya Konsultasikan masalah kesehatan pada dokter ahli dibidangnya

Sumber Bacaan:

Google
idtechinasia“>id techinasia
Artikel pertama dirilis di Games in Asia

2 thoughts on “Apa Manfaat Kesehatan dan nilai Positif bermain Games Menurut Penelitian?

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*