Yuni Rizani, S.I.Kom 2 Agustus 2018

Tips Menjaga Kesehatan Hatidengan Biji Alpukat dan Cara Mengolah Biji Alpukat

(Manfaat biji Avocad, untuk menjaga kesehatan hati, picture by pexels)
Menjaga kesehatan hati dengan biji alpukat. Jus Alpukat hampir
mayoritas orang menyukainya, terlebih lagi jika diminum di siang hari, selain
itu jus alpukat juga berfungsi untuk kesehatan.
Nahhh jika ada yang bertanya “biji alpukat untuk apa?” dan bagi yang suka mengkonsumsi jus alpukat, ada baiknya untuk tidak membuang biji dari buah alpukat ini, sebab ternyata diketahui memiliki fungsi kesehatan untuk menjaga kesehatan hati.
Khasiat biji alpukat bagi kesehatan, Seperti yang telah dilansir dan dihimpun dari Majalah Trubus, Biji Alpukat memiliki kandungan senyawa Fenolik yang berfungsi untuk menangkal
adanya radikal bebas dalam tubuh

Manfaat dan khasiat biji alpukat bahwa Biji alpukat sebagai antioksidan

Antioksidan yang terdapat pada biji Alpukat berikatan dengan senyawa radikal dari hasil oksidasi
karbon terraklorida.
Hal itu dapat menghambat ikatan antarsenyawa radikal peroksi dengan asam lemak pada hati, yang dapat menyebabkan peroksida lipid.
Hal itu berakibat rangkaian peristiwa yang menimbulkan steatosis dapat
diminamisir bahkan juga dapat dihentikan.
(Steatosis adalah kemunduran kerja organ disebabkan lemak).

Kandungan dan khasiat biji alpukat Biji alpukat dapat menjaga kesehatan hati,

Terutama menjaga dari penyakit Sirosis hati. Seperti data dari Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI),
pada Februari tahun 2013, melaporkan bahwa rata-rata prevalensi sirosis hati
yang ada di Indonesia yaitu 47,4%, data itu dari seluruh pasien yang meiliki
penyakit hati yang terdaftar di semua rumah sakit.
PPHI menyebutkan bahwa penyebab utama dari penyakit sirosis hati yang ditemukan pada Negara Indonesia adalah Hepatitis C dan Hepatitis B serta konsumsi Alkohol dan juga Autoimun.
Menurut seorang Dosen Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, dr Hardian, Sirosis hati tersebut
dikarenakan kerusakan pada fungsi hati. Penyebabnya “bisa dari paparan radikan
bebas” tutur Hadian.
Radikal bebas ini berupa molekul atau senyawa dengan satu atau lebih elektron tak berpasangan pada orbit luar. Untuk mencapai kestabilan, ia “menc*uri” (mengambil) molekul yang ada di sekitarnya, yang pada akhirnya
terbentuk reaksi berantai yang dapat membentuk radikal bebas tersebut.
Namun, serangan Sirosis hati tersebut dapat ditekan dengan salah satu cara mengkonsumsi biji avokad tersebut.
Seperti dilansir dan dihimpun dari Majalah Trubus, berikut pengaruh manfaat biji alpukat untuk kesehatan hati dan ginjal.

Pengaruh Manfaat Biji Alpukat untuk Kesehatan Hati dan Ginjal

Kelompok
Perlakuan
ALT  (U/L)
AST
(U/L)
Kreatinin
(mg/di)
1
Kontrol
minyak zaitun 2 ml/kg
46,7 ± 2,0
60,2 ± 2,4
0,58 ± 0,02
2
Kontrol
karbon tertraklorida 2ml/kg
183,2 ± 5,1
476,8 ± 14,3
1,00 ± 0,06
3
Infusa
biji avokad 360.7 mg/kg BB
49,2 ± 3,5
100,4 ± 5,3
0,58 ± 0,02
4
Infusa
biji avokad 642,1 mg/kg BB
99,8 ± 1,8
185,8 ± 14,2
0,66 ± 0,03
5
Infusa
biji avokad 1.142,9 mg/kg BB
65,2 ±3,9
148,2 ± 9,9
0,74 ± 0,09
6
Dekok
biji avokad 360,7 mg/kg BB
96,0 ± 6,0
152,2 ± 12,0
0,58 ± 0,04
7
Dekok
biji avokad 642,1 mg/kg BB
87,0 ± 6,4
193,2 ± 8,9
0,62 ± 0,04
8
Dekok
biji avokad 1.142,9 mg/kg BB
50,8 ± 3,8
125,2 ± 12,5
0,78 ± 0,04
(Sumber: Phebe Hendra, Fakultas Farmasi, Universitas Sanata Dharma)

Cara mengolah Biji Alpukat

Resep khasiat biji alpukat dan Khasiat air rebusan biji alpukat
Cara merebus biji Avokad
Menurut Maria Andjarwati, Seorang Herbalis di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Indonesa,
“Biji Avokad juga dapat membantu kerja lever yang lemah”.
Supaya memperoleh hasil
dari manfaat yang diinginkan dari biji avokad tersebut, sebaiknya biji avokad
dipilih dari buah avokad yang sudah matang.
Lalu untuk mengkonsumsi, cukup
ambil satu sendok makan dari serbuk biji Avokad tersebut,
Lalu seduh di dalam air panas sebanyak kurang lebih 100-150 ml,
Dapat dikonsumsi 2 x dalam sehari,
yaitu pada pagi hari dan malam hari.

Written By Junni Zein
Silahkan kritik dan saran jika terdapat kesalahan dalam penulisan teori dan fakta yang terjadi.
Junipedia hanyalah sebagai sarana media informasi, tidak bermaksud
menggantikan teori dan fakta dari para ahli dan Profesional di bidangnya
(Sumber bacaan dan referensi: Majalah Trubus, November 2016, hal 22-24)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*