Cara agar WIFI tidak dibobol, dengan menggunakan SSID Jaringan dan 10 Tips Mengamankannya

Cara agar WIFI tidak dibobol, dengan menggunakan SSID Jaringan dan 10 Tips Mengamankan Wifi

Cara agar wifi tidak dibobol mungkin salah satu yang terbanyak dicari, cara ini digunakan agar dapat membantu mengamankan Wifi yang digunakan, baik di kantor atau di rumah, dari peretas amatir bahkan peretas profesional. Tentu saja cara ini terbilang wajib diterapkan untuk cara agar wifi tidak dibobol dengan salah satu caranya menggunakan ssid jaringan

Sebab biasanya penggunaan wifi pada kantor atau rumah, hanya teruntuk kayrwawan kantor terkait dan juga untuk orang tertentu, bukan tidak mau berbagi namun pada dasarnya adalah penggunaan wifi dengan skala banyak, terlebih lagi tanpa izin, tentu saja membuat kecepatan internet di ruang utama menjadi berkurang bahkan lemot. Cara agar wifi tidak dibobol dengan menggunakan ssid jaringan dan berbagai tips lainnya layak dicoba, agar mengurangi kemungkinan peretas menggunakan wifi dengan tidak bertanggung jawab

Berikut berbagai tips dan langkah yang bisa dilakukan untuk meminimalisir hack password wifi dengan menerapkan cara agar wifi tidak dibobol

10 Tips dan Cara Mengamankan Wifi yang tersedia di kantor atau rumah kita agar tidak diretas:

 Cara agar WIFI tidak dibobol, dengan menggunakan SSID Jaringan, cara mengamankan wifi
Cara agar WIFI tidak dibobol, dengan menggunakan SSID Jaringan, cara mengamankan wifi

1. Secure Password (Bikin password yang lebih aman)

Cara membuat password pada wifi tentu saja berbeda-beda, tergantung penyedia device yang kita gunakan, misalnya TP-Link, D-Link, 3Com, Linksys, Cisco, Netgear, Apple Airport, Belkin, Buffalo, Etc

2. SSID Jaringan (Replace Name ssid)

SSID Jaringan merupakan Jaringan Nirkabel yang berfungsi untuk memunculkan Nama Jaringan kita, dan menjadi pembeda WLAN yang digunakan dan telah ditetapkan oleh device penyedia router.

Misalnya username: saya password: saya234 yang merupakan password default yang jika belum dirubah, maka nama router kita tetap terlihat.

atau dengan :

3. Sembunyikan Jaringan Wifi / Hidden Wifi Network (rekomended)

Menyembunyikan jaringan wifi tentu tidak mempengaruhi jaringan yang kita gunakan untuk orang-orang tertentu sebagai pengguna Wifi. Menyembunyikan jaringan wifi disini adalah dimaksudkan untuk tidak menyebarluaskan nama jaringan / SSID jaringan, jadi yang tahu hanya orang-orang tertentu dengan syarat:

Kita harus mengingat dan mengetahui alamat jaringan / SSID jaringan yang kita gunakan di rumah / di kantor

Atau

4. Hindari membuka Jaringan Publik (Public Networks)

Menghindari membuka jaringan publis sangat penting, sebab jika jaringan publik terbuka, maka akan sangat mungkin bagi peretas untuk memancing korban yang tidak menyadari hal tersebut, dan mencuri data pribadi bahkan rekening Bank yang dimiliki.

Salah satu cara mudahnya juga adalah : Non-aktifkan Koneksi Wifi Otomatis.

5. Mac Address Filtering (masukkan mac address ke router system)

Mac Address merupakan jaringan ISP yang digunakan ketika device kita terhubung ke internet.

Jadi, kita dapat memasukkan daftar-daftar mac address rekan atau orang – orang tertentu saja yang dapat menggunakan wifi kita.

Untuk itu, kita bisa menggunakan kode perintah CMD, yang sebelumnya dibahas di Junipedia, yaitu
PERINTAH DASAR CMD, FUNGSINYA TENTU BERGUNA UNTUK KEMUDAHAN AKSES

Fungsi IP Config :

A. Mengetahui informasi IP (Informasi jaringan) yang terhubung di network adapter
B. Membantu “troubleshooting” jaringan, dan mengatur ulang jaringan
Terlebih lagi jaringan yang digunakan DHCP

Perintah dasar CMD, IPCONFIG

  • Tekan tombol Windows + R,
  • Pada “Dialog Run” -> Ketik CMD
  • Enter
  • ketikkan IPCONFIG
  • Enter

6. Enkripsi Wifi Network / Gunakan juga teknologi terbaru seperti WPA2, atau yang terbaru WPA3 security protocol

Diketahui dengan menggunakan WPA pun biasanya masih bisa diretas oleh peretas profesional

Cara melakukan enkripsi pada router agar jaringan wifi ter-enkripsi:
  • Masuk ke menu setting router
  • Pilih menu “keamanan”
  • Lalu pilih beberapa Metode yang tersedia, sebaiknya WPA2 (atau kalau sudah update WPA3)
  • Lalu kita memasukkan passphrase dengan kombinasi, misalnya saja ADminS*1*1#234

7. Jarak WIFI disarankan dikurangi (Jarang jangkauan wifi untuk pengguna hotspot)

Merk dan tipe wifi router tentu saja menyediakan batasan maksimal untuk jarak jangkauan wifi yang digunakan. Misalnya dari lebih 50 meter sampai kisaran 300 Meter.

Misalnya Kita dapat 802.11n atau juga 802.11b yang fungsinya dapat menekan kekuatan sinyal dan juga bisa mengurangi kekuatan.

8. Di Menu setting router, sebaiknya Fitur WPS Pilih OFF

Wps adalah salah satu cara untuk terhubung dengan Wifi tanpa Password. Walaupun kita sudah menggunakan password untuk pengguna wifi, namun tetap saja bisa diretas jika fitur ini tidak di-off kan

9. Menggunakan Router Mikrotik with Login Page

Dengan router mikrotik, dapat juga membatasi speed yang digunakan pengguna wifi. Sistem login router mikrotik terdapat perbedaan dengan router accesspoint.

10. Update Router minimal sebulan sekali (pembaruan dari penyedia)

Router memiliki sistem operasi yang kompleks, sehingga rentan dengan Bug perangkat lunak. Bahkan dengan adanya Bug yang ditemukan pada perangkat lunak yang bisa disusupin lewat jaringan dan mengambil informasi pribadi atau data pribadi yang sangat penting.

Jadi sebaiknya update atau perbarui router minimal 1 bulan sekali, baik secara manual atau secara otomatis (Tergantung dari router yang kita gunakan)

Cara yang bisa dilakukan untuk cara mengganti password wifi indihome, atau cara merubah password wifi, cara mengamankan wifi indihome, cara mengganti password wifi tp link

Cara menyembunyikan jaringan SSID Wifi, Untuk Pengguna Modem Telkom – Indihome:

Bisa di akses di sumber terpercaya: Indihomesolution

(Baca juga: Mudahnya akses internet dengan wifi id Indihome)


Junipedia adalah Media informasi bermanfaat, tidak menggantikan teori dan fakta dari profesional di bidangnya. Silahkan kritik dan masukan jika terdapat kesalahan dalam hal informasi terkait. Tips dan Trik dilansir dan dirangkum dari beberapa sumber dan sesuai pengalaman penulis, Sumber referensi terkait: Junipedia, Indihomesolution.com, techworm, carabelajarseo.org, baguz.net, netspotapp.com. 

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *