7 Cara Mengobati Demam Pada Bayi Anda

7 Cara Mengobati Demam Pada Bayi Anda

Mengobati Demam pada Bayi Anda yang mana Demam tersebut bisa saja rasanya sama dengan demam yang Anda rasakan sebagai Orang tua. Akan tetapi, Anda dapat membantu meringankan adanya rasa ketidaknyamanan pada bayi Anda ketika demam dan menjaga supaya infeksi tidak berubah menjadi memburuk, dengan Cara Mengobati Demam pada Bayi Anda

Baca Juga artikel bermanfaat:

Hal yang perlu diterapkan jika Balita kecanduan gadget 
Mengobati demam pada Bayi memang gampang – gampang susah, sebab yang merasakan adalah bayi bukan kita, namun ikatan bathin antara Orang tua dengan Bayi bisa saja menjadi sarana Orang tua untuk mengtahui apa yang dirasakan bayi agar dapat mengatasi dan mengobati demam pada Bayi.

Berikut 7 Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi dan mengobati Demam pada Bayi Anda

demam pada bayi, junipedia.com

Pastikan Istirahat dan ASI yang cukup

Pastikan buah hati cukup waktu istirahat dan asupan cairan tercukupi seperti ASI ataupun susu formula (Pada bayi usia 0 bulan – 2 tahun yang masih ASI).  Hal ini  adalah hal pertama yang juga sangat penting untuk mengatasi dan Mengobati Demam pada Bayi.

Mengurangi Rasa “Mampet” di hidung bayi

Untuk mengurangi adanya rasa “mampet” pada hidung bayi, silahkan mencoba sedikit meneteskan/diperas beberapa larutan air garam ke bagian depan lubang hidung bayi, lalu disedot dengan jarum suntik karet setelah beberapa saat mengeluarkan lendir serta cairan.

Hal ini diketahui dapat bekerja dengan baik sekitar kurang lebih lima belas menit sebelum memberikan bayi makan (bubur) jika memang sulit untuk bayi Anda bernafas saat menyusu. (Jika kurang jelas harap hubungi dokter anak).

Berikan Uap

Duduk bersama Anda sebagai Orang tua yang mau mendampingi anaknya, di kamar mandi yang beruap sekitar kurang lebih 15 menit, dan bisa juga menggunakan alat pelembab kamar untuk meningkatkan suhubu kelembaban di dalam kamar buah hati Anda. Pada saat mandi, disarankan untuk memakai air hangat, diharapkan bayi dapat merasa nyaman dengan hal ini.

Pastikan Pakaian Bayi Nyaman

Setelah Bayi mandi dengan air hangat, sebaiknya bayi memakai pakaian yang nyaman apalagi
ketika menderita demam. Pakaian bayi untuk hal ini dipilih pakaian dengan bahan yang lumayan tipis dan tidak tebal apalagi bertumpuk, untuk menghindari bayi sesak nafas dan agar beri sedikit kelegaan
pada Bayi.

Perhatikan Posisi Tidur Bayi

Pada waktu tidur, sebaiknya sedikit tegakkan tubuh bayi Anda untuk membantu meringankan tekanan. Akan tetapi perlu diingat, sebaiknya jangan menggunakan bantal untuk hal ini. Namun dengan mencoba menempatkan beberapa buah handuk yang telah digulung dikasur bayi Anda, Atau bisa juga dengan cara tidur di kursi mobil bayi dengan posisi sedikit tegak.

Hubungi Dokter Anak

Sangat disarankan agar sebaiknya menghubungi Dokter anak ketika tanda pertama
adanya penyakit yang terdeteksi pada bayi yang berusia sekitar 1-2 bulan dan kurang dari usia 3 bulan, terutama apabila adanya demam yang cukup tinggi dan disertai juga dengan adanya batuk pada bayi.

Diharapkan Dokter dapat dengan detail memberikan saran dan resep obat yang sesuai untuk bayi. Sebab obat untuk bayi tidak boleh sembarang mengkonsumsinya, harus sesuai resep Dokter, apakah sudah boleh mengkonsumsi obat pereda sakit atau belum.

Apabila kondisi bayi Anda tidak terlihat membaik dalam kurun waktu 5 sampai 7 hari, misalnya batuknya yang bertambah memburuk, terengah-engah yang dimungkinkan adanya pneumonia atau disebut juga degan virus pernafasan, Agar sesegera mungkin menghubungi Dokter anak kembali, agar dapat diketahui dengan detail tentang penyakit yang diderita pada buah hati Anda.

Sedikit tambahan Penting Bagi para Orang Tua,

Hal yang terpenting lainnya adalah sebisa mungkin hindarkan Bayi Anda dari paparan asap r*k*k di lingkungan sekitar. Sebab pada Bayi dan Anak yang sudah terpapar asap r*k*k sebelum kelahiran atau juga di rumah, akan jauh lebih mungkin dapat menderita sebuah penyakit pernafasan serta infeksi, yang dikhawatirkan dapat menyebabkan penurunan kualitas tidur pada Bayi.
Semakin banyak asap ro*ko*k yang terpapar pada bayi di setiap hari, dikhawatirkan semakin besar pula terdapat masalah kesehatan yang lain pada Bayi. Sebuah Studi juga menunjukkan, bahwa adanya resiko bayi “SIDS” dapat meningkat dengan adanya paparan asarp r*k*k yang terus bertambah di sekitar lingkungan bayi tinggal, yaitu dengan jumlah r*k*k yang dihisap pada setiap harinya, dan tentu dengan paparan asap r*k*k yang mengenai tubuh bayi.
Untuk itu, biarkan bayi dan juga diri Anda mendapatkan kesempatan terbaik untuk mendapatkan
lingkungan yang sehat dengan menjaga rumah dan lingkungan bayi agar bebas asap r*k*k yang berbahaya untuk kesehatan.
Dengan tujuan juga agar bayi dapat menghirup udara bersih setiap hari serta terutama
diharapkan dapat mengurangi resiko adanya “SIDS” pada Bayi tersayang.

Alasan Bayi harus segera dibawa ke Dokter (Terutama pada buah hati usia kurang lebih 3 bulan)

  1. Sebab jika terdapat demam pada usia bayi 3 bulan, hal tersebut dapat menandakan bahwa bayi mengalami kondisi
    yang dikatakan serius pada kesehatannya.
  2. Terjadinya Demam pada bayi dengan usia kurang lebih 3 bulan harus diperhatikan secara serius dan diharapkan sesegera mungkin mendapatkan penanganan medis, Sebab dengan usia kurang lebih 3 bulan, terutama dibawah 3 bulan, Diketahui Bayi belum memiliki lapisan pelindung
    sel diantara aliran darahnya dan pada sistem saraf pusat (yang cukup tebal). Dikhawatirkan pada hal ini akan adanya kemungkinan bahwa mikroorganisme dapat menyebar lalu kemudian dapat merusak jaringan saraf dengan tidak lambat.
  3. Pada Bayi dengan usia yang masih muda tersebut, tidak memperlihatkan adanya tanda-tanda
    khusus pada bayi pada waktu mengalami infeksi yang  cukup parah. Untuk itu, dibutuhkan penanganan medis seperti dilakukan tes darah dan test lainnya, dengan tujuan mengetahui apakah terdapat sebuah infeksi yang serius, seperti penyakit pneumonia (virus pernapasan, seperti yang telah disebutkan pada point nomer 6).

Jadi para Ayah dan Bunda Sebaiknya tidak menunda-nunda untuk pergi ke Dokter, Bidan, Puskesmas, atau klinik terdekat, agar Cara Mengobati Demam pada Bayi Anda dapat diketahui dengan detail, serta rasa sakit berupa demam atau batuk pada Bayi dapat segera teratasi, kasihan Bayi jika harus menderita demam pada usia dibawah 2 tahun.


written by Junni Zein

(Sumber bacaan:
Arsip, Google, dan Alodokter. 
Silahkan kritikan dan saran jika terdapat kesalahan dalam penulisan, Artikel ini adalah Media sarana informasi, tidak menggantikan teori dari para Ahli dan Profesional di Bidangnya, agar dapat mengetahui lebih detail tentang gejala yang dirasakan, sebaiknya Hubungi Dokter)

 

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *