junizein 16 Juni 2018

Ini bahaya Pencemaran udara berupa paparan asap rokok bagi bayi Anda yang perlu dihindari sejak dini

Bahaya Pencemaran udara berupa asap rokok bagi Bayi sangat perlu dihindari sejak dini, meskipun terlihat biasa, namun efek sampingnya sangat luar biasa buruk untuk kesehatan bayi.

Bahaya Pencemaran udara berupa asap rokok bagi Bayi Anda sangat beragam, ciri-ciri awalnya berupa batuk yang cukup lama seperti penjelasan di bawah tentang Gejala dan ciri Bayi terpapar asap rokok dan Bahaya Pencemaran udara berupa asap rokok bagi Bayi.

Meskipun kadang tidak menunjukkan gejala – gejala secara langsung, namun bahaya Pencemaran udara berupa asap rokok bagi Bayi biasanya cepat diketahui oleh para Orang tua yang sangat peka pada anaknya atau sangat memperhatikan kondisi fisik dan kesehatan bayi.

Residu dari rokok yang jarang disadari adanya dan residu yang tertinggal dan menempel di pakaian perokok pun menjadi salah satu bahaya Pencemaran udara berupa asap rokok bagi bayi

Berikut bahaya Pencemaran udara berupa paparan asap rokok yang dihimpun Junipedia dari narasumber dan juga dirangkum dari site alodokter, tentang bahaya asap rokok bagi bayi Anda yang perlu dihindari sejak dini

 

  1. Menjadi penyebab penyakit TBC
  2. Menimbulkan flek di paru-paru bayi Anda
  3. Menurunnya nafsu makan dan berat badan yang cenderung stuk atau tidak naik
  4. Batuk yang dominan lama
  5. Demam dalam waktu yang tidak sebentar
  6. Meningkatkan resiko iritasi mata
  7. Alergi
  8. Bronkitis
  9. Asma
  10. Alergi
  11. Meningitis
  12. Pneumonia
  13. Radang sinus
  14. Infeksi telinga
  15. Bahkan yang semoga tidak terjadi adalah kematian bayi mendadak

Bahaya paparan asap rokok bagi Bayi dan perokok pasif, junipedia.com, 2018

Berdasarkan dari keterangan sumber Ibu Ewi yang mengalami hal tersebut pada buah hatinya, yang berhasil dihimpun pihak Junipedia, Hal itu diketahui setelah terjadinya Gejala-gejala Bayi pada saat sakit batuk dan panas yang tidak kunjung sembuh.

Gejala – Gejala dan ciri-ciri Bayi yang terkena Pencemaran udara berupa asap rokok yang perlu diwaspadai tersebut seperti:

  1. Batuk yang tidak kunjung sembuh dalam kurun waktu kurang lebih 2-3 minggu
  2. Panas/demam yang juga tidak kunjung sembuh dalam wakti 2-3 minggu (Baca juga: Tips mudah mengatasi demam pada bayi Anda)
  3. Berat badan cenderung stuk dan tidak naik
  4. Penyebab kanker payudara (untuk perempuan)

Selain paparan asap rokok, residu dari rokok juga sangat berbahaya. Bahaya asap rokok bagi bayi berakibat Flek di paru-paru buah hati yang masih Bayi, dipengaruhi oleh beberapa faktor lingkungan, seperti:

  1. Paparan debu dan polusi lingkungan seperti asap kendaraan bermotor. (Baca juga: Paparan asbetos penyebab Gejala Mesothelioma)
  2. Paparan asap dari kompor yang digunakan untuk memasak.
  3. Paparan kipas angin yang langsung menuju ke tubuh bayi
  4. Kondisi hawa disekitar yang cenderung dingin sehingga menyebabkan batuk pada bayi yang alergi terhadap dingin

Paparan asap rokok dan residu dari rokok memang sangat berbahaya bagi semua orang termasuk perokok pasif dan terlebih lagi anak yang masih bayi.

Bahan kimia yang memiliki racun efektivitasnya sangat tinggi terdapat pada rokok.

Bayangkan saja, andaikan seorang sedang merokok di suatu ruangan atau di dalam rumah, apalagi di dalam kamar, diketahui bahaya paparan asap rokok akan menghiasi ruangan tersebut.  Bahkan bisa menempel di lantai ruangan atau rumah dan juga pakaian serta tubuh perokok.

Zat beracun tersebut berupa nikotin yang terdapat pada rokok, karbon monoksida serta zat pemicu penyakit kanker yang disebut juga Karsinogen.

Sebab asap rokok menyebar dengan cepat dan meluas, dan yang parahnya adalah paparan asap rokok bisa bertahan sekitar 2-3 jam di udara meskipun jendela atau pintu dan ventilasi dalam keadaan terbuka.

 

Namun jika sudah terlanjur bayi terpapar Pencemaran udara berupa asap rokok dan residu rokok, sebaiknya para Orang tua terapkan

Tips penting mengatasi batuk dan demam pada Bayi akibat Pencemaran udara berupa Asap rokok dan polusi udara:

  1. Periksakan bayi ke dokter anak terdekat
  2. Jika perlu, lakukan rontgen agar mengetahui detail tentang kesehatan paru-paru anak
  3. Terapkan tips dari dokter biasanya berupa terapi selama 6 bulan
  4. Dan setelah itu jika sembuh, biasanya anak lebih nafsu makan dan berat badan pun tidak stuk dan bisa normal bahkan tumbuh kembang anak menjadi subur dan sehat

Saran jika memang memiliki seseorang perokok di rumah yang juga memiliki bayi atau anak kecil

  1. Hindari merokok di ruangan. Sebaiknya di luar seperti teras yang jauh dari kamar bayi dan jangkauan anak
  2. Setelah merokok, sebaiknya ganti pakaian, cuci tangan dan wajah. Tujuannya adalah mengurangi paparan asap rokok dan agar bayi dan perokok pasif lainnya terhindar dari racun paparan asap rokok dan residu rokok yang menempel.

 

Writen by Junni Zein

 

 



Junipedia adalah media sarana informasi, tidak menggantikan teori dan fakta yang ada dari para ahli di bidangnya. Silahkan kritikan dan saran jika terdapat kesalahan dalam penulisan teori dan fakta yang ada.

Jika mengalami beberapa hal tersebut di atas pada Bayi anda, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter anak dan para ahli di bidangnya agar mendapat informasi lebih detail tentang cara penanganannya.



Referensi

Personal experience Ibu Ewi

Site Alodokter

1 thought on “Ini bahaya Pencemaran udara berupa paparan asap rokok bagi bayi Anda yang perlu dihindari sejak dini

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*