junizein 25 Desember 2017

Kacang lupa kulitnya, begini Tips menghadapinya

(Kacang lupa kulitnya, picture by pixabay)

Kacang lupa kulitnya, begini Tips menghadapinya

Kacang Lupa Kulitnya sering didengar sebagai sebuah peribahasa dan pengibaratan dari Seseorang yang telah melupakan Sesuatu yanh sebenarnya begitu penting untuknya. Kacang lupa kulitnya tidak hanya berlaku pada masa dulu, sebab ternyata sekarang masih tetap ada dalam kehidupan sehari-hari.

Seseorang yang telah berada menanjak ditangga atas, seolah lupa bagaimana dulu dia menanjak, siapa saja orang yang menemaninya menanjak dan membantunya ketila terpuruk. Memang Seseorang yang ikhlas dalam menolong tidak akan membahas, mengingat-ingat dan mengungkit kebaikannya.

Namun kacang lupa kulitnya lebih ditujukan kepada seseorang yang sedang menanjak tangga atas namun tidak peduli dengan orang-orang yang dulu membantu.

Kacang lupa kulitnya, begini Tips menghadapinya

1. Tetap berfikir positif

Berfikir positif pada setiap aspek positif kehidupan terutama pada orang yang dianggap sebagai kacang lupa kulitnya. Seperti ini “Oke..mungkin dia sibuk hingga lupa dengan kita para sodara atau temannya. Biarkan saja selama tidak berefek negatif untuk kita

2. Tetap jalin silaturrahim

Meskipun orang telah lupa dan menjadi kacang lupa kulitnya, tapi sebaiknha kita tidak memutuskan hubungan dan tetap jalin silaturrahim. Sebab bisa saja dengan hal itu si kacang lupa kulitnya akan sadar bahwa Orang tulus menjalin silaturrahim walau seakan tidak diperlukan oleh si kacang lupa kulitnya tersebut

3. Jangan mengganggu

Kacang lupa kulitnya kadang kala sudah tidak ingin selalu diganggu sebab sudah sibuk dengan kemajuannya tanpa memikirkan bersosialisasi itu penting. Jadi sebaiknya ambil sikap tidak atau jangan lagi mengganggu dalam artian tidak terlalu sering lagi menghubunginya yang memang sering tidak perduli dengan tujuan silaurrahim. Jangan mengganggu dengan sering tapi tetap jalin silaturrahim.

4. Jika perlu, ingatkan dengan halus

Kacang lupa kulitnya mungkin sedang khilaf, jadi salah satu cara dan kewajiban kita adalah meluruskan yang salah meski kita tidak lepas dari kesalahan. Setelah itu diterima atau tidak saran dan masukkan, itu hak si penerima, kewajiban cukup sampai mengingatkan. Jika si kacang lupa kulitnya tetap seperti acuh, biarkan saja mungkin dia lupa tangga bisa tumbang, roda tetap berputar.

Untuk apa sibuk memikirkan teman, saudada atau sahabat yang sudah menjadi kacang lupa kulitnya? Jadi sebaiknya secukupnya saja untuk menjalin komunkasi, kita tidak usah terlalu berharap  kebaikan daripada seseorang, walaupun kita telah berlaku baik. Agar ikhlas tidak dirusak oleh fikiran negatif

 7 Cara Pria Bilang Cinta Tanpa Kata-kata

7 Tipe Pria yang Dibenci Wanita

Written  by Junni Zein

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*