Hati-hati menyentuh dan Mencium Bayi baru lahir untuk Menghindari Kulit Alergi pada Bayi Seperti kulit melepuh pada bayi bahkan Pnemonia Bayi

Hati-hati menyentuh dan Mencium Bayi baru lahir untuk Menghindari Kulit alergi pada bayi Seperti kulit melepuh pada bayi bahkan Pnemonia Bayi

Kulit Alergi pada Bayi Bisa saja disebabkan Infeksi kulit pada bayi, akibat kita Menyentuh bayi baru lahir tanpa mencuci tangan terlebih dahulu, yang tentu saja hal ini cenderung tidak bisa dihindari untuk menyentuh bayi, baik untuk orang tua sendiri atau pun orang lain yang menengok bayi ketika bayi baru lahir. Memang momen ini adalah momen dimana suatu kedekatan emosional antara ibu ayah dan bayi baru lahir terjalin, dengan menyentuh bayi baru lahir, Namun harus berhati-hati terhadap Kulit Alergi pada Bayi.

Tidak hanya untuk orang lain atau rekan dan sanak family yang menengok bayi baru lahir yang harus berhati-hati menyentuh bayi baru lahir, yang bisa saja menjadi penyebab Kulit Alergi pada Bayi. Namun juga Orang tua kandung bayi sendiri harus berhati-hati ketika ingin menyentuh bayi baru lahir.

Jadi bukan berburuk sangka pada orang atau rekan yang menengok bayi baru lahir ya bahwa mereka membawa virus, sebab Orang tua juga harus berhati-hati ketika menyentuh bayi baru lahir sebagai salah satu cara menghindari Kulit bayi melepuh dan Kulit Alergi pada Bayi.

Bukan tidak boleh menyentuh bayi baru lahir, namun hanya harus berhati-hati sebab manusia dewasa termasuk Orang tua bayi tentu tidak jauh dari yang namanya kuman bakteri yang rentan menyerang bayi sehingga menimbulkan Kulit Alergi pada Bayi.

Hati-hati menyentuh dan mencium bayi baru lahir

infeksi kulit pada bayi, kulit melepuh pada bayi, pnemonia, ilustrasi by pexels

1. Mitos Atau Fakta Medis?

Hal ini dijadikan Mitos bahwa menyentuh bayi baru lahir akan membuat bayi mudah terserang virus dan kuman serta bakteri dari luar.

Dijadikan sebuah mitos tersebut pada dasarnya adalah ketika seseorang yang menyentuh bayi baru lahir tersebut tidak terbiasa menjaga kesehatan atau sangat percaya mitos bahwa jika bayi terlalu ketat dijaga dalam hal kesehatan, maka justru akan menjadi mudah sakit

Terlepas dari benar atau tidak hal tersebut, yang jelas FAKTA MEDIS menunjukkan bahwa Kita sebagai manusia dewasa tak jauh dari yang namanya virus atau bakteri meskipun tidak menyentuh bayi baru lahir.

Dan Fakta Medis membuktikan bahwa Bayi baru lahir sangat rentan terserang virus atau kuman dan bakteri di sekitar, meskipun daya imun tubuhnya ada sejak saat dilahirkan, namun imunitas tubuh bayi baru lahir masih belum terlalu kuat untuk menghindari virus, kuman dan bakteri yang menghampiri

Itulah sebabnya mengapa selalu disarankan memberikan tempat tidur bayi / sprei tidur bayi, popok bayi baru lahir dan juga bedongan bayi baru lahir yang bersih dan bebas debu

Tidak hanya untuk bayi, tentu untuk Orang dewasa juga diperlukan kebersihan tempat tidur atau hal lainnnya yang berhubungan dengan kesehatan tubuh, Padahal Orang dewasa saja daya imunitas tubuhnya sudah kuat dibanding bayi, jadi bayangkan saja apalagi Bayi yang masih sangat rendah daya imunitasnya justru sangat perlu berhati-hati dengan lingkungan sekitar, termasuk berhati-hati menyentuh bayi baru lahir.

2. Contoh Bayi masih rentan terkena virus dan bakteri jika disentuh dan dicium sembarang

Sudah ada banyak contoh, dan salah satu contoh yang sedang viral ini adalah bayi yang kebiasaan disentuh orang orang yang menengok atau bahkan orang tua kandungnya sendiri pun rentan terkena penyakit.

(Baca Juga: Bahaya paparan asap rokok dan polusi udara untuk bayi dan balita, dapat menimbulkan flek hitam pada paru-paru bayi/pnemonia)

Tambahan Referensi Terkait:

Hipwee: Stop Sembarangan Pegang & Cium Bayi Baru Lahir, Kalau Tidak Mau Kulitnya Jadi Melepuh Kayak Gini

Hipwee: Bayi Meninggal Kena Pneumonia Berat Akibat Asap Rokok. Sampai Kapan Hal Ini Akan Terus Terulang?

Liputan6.com: Gara-Gara Dicium Kerabat Orangtua, Wajah dan Tubuh Bayi Ini Melepuh

infeksi kulit pada bayi, kulit melepuh pada bayi, pnemonia, foto by hipwee
 kulit melepuh pada bayi, foto by Hipwee

3. Terkesan Over protect tapi Penting,

Berhati-hati menyentuh bayi baru lahir bukanlah hal yang over protect, meskipun persepsinya adalah terlalu over protect bahwa nanti justru anak akan mudah sakit jika terlalu dijaga ketat
kesehatannya.

4. Solusi untuk berhati-hati menyentuh bayi baru lahir

Sediakan Sanitizer berupa hand sanitizer untuk pembersih tangan

Hal ini penting, tidak hanya kita, Rumah sakit Bersalin pun menerapkan cara ini sebab memang dirasa hal yang penting untuk menjaga kebersihan sebelum menyentuh bayi baru lahir, bahkan untuk kebersihan orang dewasa itu sendiri.

Dokter pun melakukan hal yang sama, ketika salah satu dari Tim penulis Junipedia, ketika istri sedang melahirkan secara sesar, dilihatnya setelah selesai Operasi Sesar, ketika Dokter tersebut keluar dari ruangan operasi, dokter pun mencuci tangan dengan sabun atau sanitizer untuk tangan seperti sabun dengan jenis lotion yang tidak perlu dicuci pakai air jika setelah menggunakannya

Sediakan masker

Terlebih lagi jika orang yang menengok ataupun orang tua sedang kurang enak badan, atau demam, sebaiknya menggunakan masker dan alangkah baiknya juga tidak berhadapan langsung dengan bayi baru lahir.

Hindari paparan asap rokok dan Residu Rokok

Tidak hanya untuk bayi / balita, paparan asap rokok tentu berbahaya untuk orang dewasa sebagai perokok pasif. Terlebih lagi untuk Bayi baru lahir, tentu sangat berbahaya

(Baca Juga: Bahaya paparan asap rokok dan polusi udara untuk bayi dan balita, dapat menimbulkan flek hitam)

Tidak hanya itu, meskipun Orang tua bayi baru lahir atau pun yang menengok bayi baru lahir adalah perokok dan sudah mematikan rokoknya ketika berhadapan dan berdekatan dengan bayi baru lahir, tetap saja Residu Rokok masih tertinggal di baju, wajah dan pakaian serta ruangan tempat merokok, residu ini juga sangat berbahaya untuk bayi dan juga untuk orang dewasa.

Residu rokok juga berbahaya, (sumber terpercaya pada artikel Nomor 2, lihat sumber referensi)

Hal ini bukanlah over protect tapi lebih kepada kewaspadaan untuk menjaga kesehatan bayi baru lahir, Sebaiknya cuci muka dan tangan dengan sabun atau spray sanitizer tadi agar berusaha menghilangkan bau rokok dan residu rokok yang tertinggal

Untuk para ayah dan ibu bayi baru lahir juga demikian adanya, sebaiknya mengganti baju/pakaian setelah merokok (Jika orang tua bayi merokok)

5. Biarkan orang berkata apa

Meskipun ada benarnya jika bayi terlalu ketat masalah kesehatan justru menimbulkan masalah
rentan/manja terserang penyakit.

Namun lebih benar dan masuk akal lagi dibuktikan dengan fakta medis bahwa Menyentuh bayi baru lahir harus berhati-hati dan tidak sembarang

Memang efeknya tidak terlihat secara langsung, namun pada faktanya adalah efek pada bayi begitu dirasakan jika bayi sudah terserah penyakit seperti pada contoh kasus paparan asap dan polusi menimbulkan flek hitam pada bayi di link tersebut di atas.

Maka bukan Orang lain yang berkata “ahhh jangan terlalu over protect” yang menanggung segala
akibat, namun bayi baru lahir dan orang tua bayilah yang akan menanggung segala akibatnya, tentu yang dirasakan adalah penyesalan dan kesedihan jika bayi jatuh sakit gara-gara kita tidak menjaga kesehatan

Untuk menghindarinya adalah sebisa mungkin menjaga kesehatan kita sendiri, lingkungan, dan juga menjaga kesehatan bayi baru lahir dalam segala hal, termasuk berhati-hati menyentuh bayi baru lahir tersebut.


Junipedia adalah Media Informasi bermanfaat, tidak bermaksud menggantikan teori dan fakta dari Para Ahli di Bidangnya. Silahkan Kritik dan Saran apabila terdapat kesalahan dalam teori dan fakta yang ada.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *