Yuni Rizani, S.I.Kom 14 April 2018

Mengatasi Kepala Anak Benjol Akibat Terjatuh

Mengatasi Kepala Anak Benjol Akibat Terjatuh dan terbentur benda keras, anak terjatuh, anak menangis, bayi, balita, buah hati
(Anak menangis, picture by pixabay. com)
Ketika anak tersayang sedang asik bermain dan berlari-lari, terkadang kita para Orang tua membiarkan anak yang sedang ceria tersebut dan membiarkan anak aktif, namun ada juga beberapa Orang tua yang khawatir aapabila anak berlari-lari akan mengalami resiko terjatuh, namun terlepas dari hal itu, Kadangkala dalam keadaan apapun anak bisa saja terjatuh dengan tidak sengaja, misal berlari-lari namun anak padahal sedang mengantuk tapi tetap ingin bermain, atau lantai yang licin dan sebagainya. Untuk itu kita sebagai Orang tua perlu mengetahui bagaimana Mengatasi kepala anak benjol akibat terjatuh atau terbentur benda keras.

Mengatasi kepala anak benjol akibat terjatuh yang harus dilakukan pertama kali adalah Hindarkan kita dari rasa panik yang akan membuat kita menjadi gegabah dalam bertindak dan juga akan membuat anak menjadi panik dan menangis.
Seperti yang sudah dilansir dan dirangkum dalam situs alodokter, dr. Nadia Nurotul Fuadah mengatakan :
Apabila Terjatuh dari ketinggian, dapat dikatakan dalam kondisi yang ringan dan kondisi berbahaya.

Namun yang perlu diwaspadai pasca cidera di kepala, umumnya ditandai dengan:

1. Adanya Pendarahan luar
2. Muntah-muntah yang menyembur
3. Anak menjadi sangat rewel, dan tampak kesakitan
4. Adanya Penurunan kesadaran
5. Bahkan menjadi Kejang

Namun apabila anak tidak mengalami gejala seperti tersebut, maka pada umumnya kondisi tersebut bersifat ringan.

Cara Mengatasi Kepala Anak Benjol Akibat Terjatuh Untuk Kondisi yang bersifat ringan, Sebagai langkah awal, sebaiknya melakukan hal berikut:

1. Sebaiknya Hindari memijat dan mengurut benjolan
2. Lakukan Kompres dengan perlahan pada benjolan yang timbul tersebut  dengan air hangat
3. Sebaiknya Hindari mengoleskan salep apapun pada bagian benjolan tanpa adanya saran dari dokter

Diharapkan benjolan akan hilang dengan sendirinya, Apabila benjolan pasca cidera ringan di kepala tidak hilang dengan sendirinya setelah dalam waktu 1 minggu, sebaiknya memeriksakan anak ke dokter, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Apabila diperlukan, dokter bisa melakukan pemeriksaan CT scan atau rontgen.

Pendapat terkait yang telah Dilansir dan dirangkum dari halaman kesehatan tribunnews, dr Attila Dewanti, Dokter anak spesialis neurologi mengatakan, bahwa respons terhadap suatu cedera pada otak anak adalah berbeda dengan cedera pada orang dewasa. Pada Struktur anatomis anak belum matur, dan fisiologi otak anak pun berbeda dengan fisiologi otak pada orang dewasa. Oleh sebab itu, para orangtua sebaiknya harus mengenali adanya gejala yang perlu diwaspadai apabila terjadi cedera kepala pada anak.

Menurut dr Attila Dewanti, yang intinya beliau mengatakan:
Para orangtua tidak perlu panik apabila terjadi benturan keras pada anak yang menimbulkan memar, benjol, dan berdarah. Beberapa tanda tersebut belum dapat dipastikan menunjukkan adanya kondisi pada gegar otak. Hal tersebut bisa lebih dikarenakan adanya pendarahan di kulit kepala anak.

Benturan ringan dan berbahaya, apabila bernturan berbahaya bisa saja terjadi Gejala gegar otak yang gejalanya dapat langsung muncul atau juga tertunda.
Apabila terjadi secara langsung, terlihat pada kondisi anak yang cenderung tidak sadar diri, tidak bisa menggerakkan anggota badan, Terganggu pada proses bicaranya sesaat setelah terjadi benturan.

Tetapi berbagai gejala gegar otak tersebut dapat tertunda hingga beberapa hari.
Hal yang harus diwaspadai adalah apabila pada anak yang terjatuh muncul gejala seperti di bawah ini:
1. Gelisah bahkan kejang
2. Tidak sadarkan diri dan sering bengong
3. Sakit kepala dan bahkan Muntah
4. Aktivitas menjadi berkurang atau Tangan dan kaki tiba-tiba lumpuh
5. Terganggunya Penglihatan dan proses Bicara
6. Cenderung menjadi cengeng dan lebih banyak tidur, hal ini terjadi Pada bayi.
7. Keluar darah atau cairan otak melalui lubang hidung, atau juga mulut, dan telinga.

Pada anak yang berusia di bawah dari 2 tahun, proses CT scan tidak perlu dilakukan Dengan Catatan Status mental anak dan perilaku normal, tidak didapati adanya hilang kesadaran yang kurang dari 5 detik. Namun tetap sebaiknya periksakan anak ke dokter ahli, dan juga agar mengetahui apakah ada kondisi hematoma kulit kepala atau tidak ada fraktut tengkorak pada anak.
Pada anak dengan usia diatas 2 tahun, CT-scan juga tidak perlu dilakukan, dengan catatan apabila kondisi anak:
1. Status mental anak normal
2. Anak Tidak pingsan
3. Anak Tidak muntah
4. Anak Tidak merasakan sakit kepala yang hebat

Namun terlepas dari hal tersebut di atas, sebaiknya kita para Orang tua lebih waspada ketika mengasuh anak dan bermain bersama anak, walaupun anak sedang ceria dan aktif, sebaiknya tetap tidak lepas pantauan dari anak, agar menjadi salah satu usaha untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada anak kesayangan

 Artikel terkait 


Lakukan Hal ini jika Kepala Anak Balita Benjol akibat Jatuh Terlentang

Kepala Anak Balita Benjol akibat jatuh di lantai secara terlentang bisa disebabkan Anak atau Balita berlari-lari di lantai. Apalagi lantai dalam keadaan licin dan baru dipel. Hal yang wajar jika Anak balita terjatuh saat bermain, namun tentu sangat sangat perlu perhatian Orang tua ketika Anak Balita sedang bermain.

Mengatasi dan menghindari Benjol Kepala Anak Balita Jatuh Terlentang
Mengatasi dan menghindari Benjol Kepala Anak Balita Jatuh Terlentang,foto:google.aliexpress

Kepala Anak Balita Benjol akibat jatuh dilantai secara terlentang bisa disebabkan dari kepala anak merasa terkejut oleh suatu benturan. Dan pada Terjatuh di lantai misalkan dengan jatuh terlentang ke belakang, dan kepala yang terbentur ke lantai walau tubuh yang terdahulu jatuh, biasanya anak langsung menangis, walaupun terkadang ada yang tidak langsung menangis, atau menangis mendadak yang justru disebabkan oleh kepanikan dari Orang tua yang melihatnya hingga menyebabkan anak menangis ketika Kepala Anak balita benjol akibat jatuh di lantai.

Sebenarnya memang perlu waspada untuk keadaan ini, namun disarankan untuk tidak panik berlebihan apalagi kepanikan kita yang membuat anak menangis. Memang siapapun akan khawatir dan secara spontan panik ketika melihat Kepala Anak benjol akibat jatuh di lantai secara terlentang tersebut.

Jika mengalami hal tersebut, Lakukan Hal ini jika Kepala Anak Balita Benjol akibat jatuh di lantai terlentang, agar bisa memberikan pertolongan pertama pada saat itu juga:

  1. Pertama ya tentu saja sebisa mungkin kurangi kepanikan
  2. Peluk anak, bisa Ayah atau Ibundanya yang memeluk, atau keduanya, sebab pelukan untuk anak selain juga dapat merangsang perkembangan anak, namun bisa lebih membuktikan pada anak, kita sebagai orang tua ada untuk anak saat anak sakit, dan sebagai bukti perhatian dan kasih sayang kita pada anak yang mengalami kepala benjol akibat jatuh dilantai secara terlentang tersebut
  3. Hindari menyalahkan anak pada saat dan situasi tersebut terjadi, jangan menekan mental psikologis anak apalagi pada saat dia sakit, tidak ada yang perlu disalahkan, hanya saja untuk kedepannya kita bisa berhati-hati dalam menjaga atau mengasuh anak apalagi masih balita ketika bermain
  4. Usap Kepala anak yang benjol sambil tenangkan anak dengan suara lembut tanpa menyalahkan apalagi memarahi anak, (usap bagian belakang kepala yang benjol), dan jangan ditekan, jangan diurut atau dipijat, cukup usap perlahan dan lembut (biasanya kata para Orang tua dulu memakai rambut Ibunda sambil mengusap).
  5. (Sambil mengusap kepala anak yang benjol akibat terjatuh, bisa sambil mengucapkan Bismillah dan Shalawat terutamanya, (untuk Muslim)).
  6. Bisa sambil mengkompres kepala anak balita yang benjol tersebut (Ada yang mengatakan kompres dingin, ada juga yang mengatakan kompres dengan air hangat), seperti pada foto di bawah iniMengatai Benjol Kepala Anak Balita Jatuh Terlentang
  7. Sebaiknya Tidak memberikan salep oles untuk benjol sebelum menerima saran dan resep dari dokter ahli di bidangnya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Dan tambahan, seperti dirangkum serta dilansir Junipedia dari alodokter tersebut seperti pada foto, bahwa:

  • Setelah terjadi Kepala Benjol pada anak balita akibat terjatuh terlentang di lantai, tinjau langsung kondisi anak dalam 24 Jam
  • Tinjau apakah Anak mengalami Gejala berikut ini:
  1. Menangis terus menerus dan rewel dan terlihat sangat kesakitan atau tidak
  2. Kesadaran yang menurun atau tidak
  3. Apakah terjadi kejang pada anak balita atau tidak
  4. Ketika tidur nampak sulit untuk dibangunkan
  5. Terlihat beberapa kali mual dan juga muntah
  6. Terlihat perubahan pada pola tidur dan juga makan
  7. Lihat, pada anak balita yang sudah berjalan dan sudah bisa bicara, apakah menjadi sulit berjalan, yang diakibatkan adanya gangguan keseimbangan akibat terjatuh di lantai terlentang atau tidak dan apakah ada perubahan dari bicara anak balita tersebut.
  8. Pantau apakah mengalami Demam yang cukup tinggi setelah kejadian terjatuh di lantai tersebut atau tidak
  9. Apakah ada pendarahan bagian luar kepala atau tidak
  10. Apakah anak muntah-muntah bahkan menyembur atau tidak
  11. Jika dalam waktu kurang lebih 1 Minggu Benjol Kepala Anak Balita akibat jatuh di lantai tersebut tidak kunjung sembuh, sebaiknya memeriksakan kembali ke dokter ahli di bidangnya.

Apabila terdapat salah satu saja dari ke 11 Tinjauan tersebut di atas, maka sebaiknya:

Segera periksakan ke dokter anak atau dokter ahli di bidangnya. Meskipun Anak tidak terlihat Gejala-gejala seperti 11 point di atas, berarti Ciri-ciri Cedera Ringan pada Kepala Anak balita akibat terjatuh di lantai. Namun sebaiknya penanganan sejak dini itu lebih baik.

Kita sebagai Orang tua memang sangat perlu memantau aktivitas anak balita, sebab pada usia anak balita memang saat-saat berkembang dan bermain aktif, hingga berlari-lari adalah hal yang paling disukai balita, namun agar memperhatikan juga ketika misalnya orang tua sedang menyapu atau pel lantai Rumah, sebaiknya anak balita dituntuk ketika melewatinya.

Mengatasi Benjol Kepala Anak Balita Jatuh Terlentang
Mengatasi Benjol Kepala Anak Balita Jatuh Terlentang, foto:google,aliexpress

Sebaiknya menggunakan Pelindung kepala dan belakang anak balita agar lebih aman ketika buah hati bermain, seperti pada foto tersebut di atas.

Selain itu, untuk tetap menjaga kesehatan, baik untuk Orang tua apalagi Anak yang masih Balita, Hal terlihat sepele ini sebaiknya diperhatikan, seperti penggunaan Handuk yang juga harus diperhatikan kapan waktu untuk mencucinya, sebab Ternyata Handuk berbahaya jika dibiarkan basah dan tidak sering dicuci (Bahaya Handuk tidak sering dicuci)

 

Media ini adalah Sarana Informasi, tidak menggantikan teori dan fakta dari para ahli di bidangnya. Silahkan kritikan dan saran jika terdapat kesalahan dalam penulisan teori dan fakta yang ada. Sebaiknya Segera Konsultasikan masalah kesehatan pada dokter ahli di bidangnya.
Sumber Referensi
Google,
alodokter. com/komunitas/topic/benjolan-lembek-pada-kepala-anak-pasca-jatuh
tribunnews. com/kesehatan/2013/12/05/anak-anda-kena-benturan-keras-sampai-benjol-tenang-itu-bukan-gegar-otak?page=1
Referensi Sumber:Personal experience,Google, Sumber Lain 1, 2

2 thoughts on “Mengatasi Kepala Anak Benjol Akibat Terjatuh

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*