Latest

3 Tips Agar Anak Tidak Rewel Saat Orangtua Berangkat Kerja

3 Tips Agar Anak Tidak Rewel Saat Orangtua Berangkat Kerja

3 Tips Mengatasi Agar Anak Tidak Rewel Saat Orangtua Berangkat Kerja
Berangkat Kerja, picture by pexels
Ketika Berangkat kerja ataupun hanya akan ditinggal sebentar pergi ke swalayan atau minimarket terdekat, Anak apalagi yang mash balita, terkadang tidak mau terpisah jauh dari Orang tuanya, terutama Bundanya, terlebih lagi ketika Orang tua setiap hari sibuk bekerja, ketika Orang tua ada disamping Anak, maka Anak ingin memanfaatkan waktu sebaik-baiknya bersama Orang tuanya terutama Ibunya.
Hal yang lebih sulit adalah ketika Orang tua berangkat bekerja, terkadang anak yang masih balita tidak ingin Orang tuanya pergi, dengan menunjukkan tangisan yang memelas pada Orang tua agar tidak ditinggal bekerja. Dan terkadang juga Para Orang tua yang memiliki ikatan bathin dengan Anak, tentu saja tidak tega rasanya untuk berangkat bekerja meninggalkan Anak yang menangis tersedu.

Baca Juga: Hal yang Harus Anda Ketahui tentang tips mendidik balita yang baik – studi kasus (1)

Namun kewajiban Bekerja adalah juga hal yang pokok, terlepas dari kewajiban Utama adalah mengasuh anak dan bersama Anak. Ketika Ayah berangkat bekerja, anak mungkin tidak terlalu rewel jika dibandingkan dengan Ketika Bunda yang berangkat bekerja, meski keduanya berangkat bekerja bersama, namun hal yang lebih berat bagi anak adalah tidak ingin Bundanya pergi walau sebentar dan Anak ditinggal bersama Pengasuh ataupun yang banyak dilakukan adalah dititipkan Pada Neneknya yang memang sudah dipercaya dan dengan Senang hati mengasuh Cucu tersayang.

Bagi para Orang tua terutama Bunda yang menjadi Ibu sekaligus Wanita Karier, Kita harus mengetahui Tips Mendidik Balita yang baik, dan Cara mengatasi jika Anak rewel saat berangkat kerja, Berikut Tips yang dapat dilakukan Agar Anak Balita Tidak Rewel saat Berangkat Bekerja:

3 Tips Mengatasi Agar Anak Tidak Rewel Saat Orangtua Berangkat Kerja
Ibu dan Anak, picture by Pexels

1. Buat Balita Sibuk dengan Dunia Bermainnya

Orang tua, terutama Ibu harus memiliki waktu yang luang dan santai beberapa saat sebelum berangkat bekerja, agar bisa duduk bermain bersama Anak, misalnya saja bermain dengan mainan yang disukai Anak, ketika Anak sudah mulai meresapi jenis permainan di rumah yang disukainya, pada saat itu Orang tua mulai beralih untuk bersiap-siap berangkat bekerja, tentu saja sebelumnya meminta izin dulu terhadap Anak walaupun anak terkesan tidak membolehkan, namun yang jelas sudah meminta izin agar anak mengetahui Orang tuanya pergi untuk bekerja, bukan untuk jalan-jalan. dan Tentu saja juga Anak yang sudah terbiasa ‘salim’ sun tangan Orang tua harus salim terlebih dahulu beberapa saat sebelum Orang tua mulai berangkat Kerja dan Orang tua juga membiasakan diri mencium dahi dan pipi sang anak sebagai tanda sayang padanya dan tanda bahwa Orang tua hanya pergi bekerja.

2. Pastikan Anak merasa nyaman dan aman dengan dunia bermainnya

Ketika anak sibuk bermain, pastikan anak merasa nyaman dengan permainannya, pastikan anak merasa aman saat ada Orangtua ataupun saat ditinggal Orang tua bekerja, dengan menyuguhkan permainan yang aman dan tidak ditakuti oleh Anak

3. Orang tua harus bisa menahan Perasaan

Ketika meninggalkan Anak pergi bekerja, tentu saja hal yang tidak begitu tega jika mendengar tangisan Anak yang tidak ingin ditinggal berangkat kerja. Tapi hal ini bukan berarti Orang tua tega terhadap anak, hanya saja Anak harus rela sebentar ditinggal Orang tua berangkat bekerja. Dan Orang tua juga harus mengetahui kebiasaan menangis Anak, yang memang adalah kewajaran Anak menangis dan biasanya hanya berlangsung sebentar saja, setelah itu Anak pun bisa Mandiri dengan disibukkan oleh dunia anak seperti bermain dan melakukan apa yang Anak ingin lakukan, tentu saja dalam hal positif

Artikel Terkait:

7 Foto meme Kids Jaman Now – kekinian walaupun salah

7 Foto meme Kids Jaman Now – kekinian walaupun salah

Kids jaman now

Kids Jaman Now, sebuah Fenomena kids jaman now saat ini sedang dan masih “ngehits” di media sosial. Dilansir dari bintang. com, hal ini berawal dari adanya Netizen di internet yang menggunakan akun cloningan alias akun palsu dari kak Seto. Akan tetapi sangat disayangkan hal tersebut menjadi viral dan seakan menjadi guyonan kekinian oleh para anak-anak dan remaja saat ini.

Kids Jaman Now, meskipun Hal ini sebenarnya berdampak buruk bagi moral Remaja bahkan anak-anak itu sendiri, sebab dengan adanya Kalimat yang tidak seharusnya dan tidak menunjukan adanya kalimat PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia) yang sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, dikhawatirkan tata bahasa Indonesia akan perlahan diabaikan demi hal yang dianggap kekinian. Disamping itu juga dikhawatirkan bahwa Anak-anak cenderung akan meniru hal yang dia lihat di internet, bukannya mejadi pelajaran untuk tidak dituruti malah justru berdampak ingin menuruti yang sedang trend dan ngehits, apalagi untuk keperluan upload foto di media sosial dengan harapan adanya komentar dan perhatian dari pengguna media sosial itu sendiri, sehingga ada rasa bangga ketika meng-upload foto kekinian yang berasal dari diri sendiri netizen yang meng-upload tersebut, sehingga terjadilah fenomena Kids Jaman Now.

Berikut ada 7 foto meme “kids jaman now” yang sebaiknya hanya dijadikan contoh sekedar pengetahuan dan tidak untuk tidak ditiru

1. Kids jaman now tidak seperti Anak zaman dulu, waktu kecil diajarin membaca dan mengaji, tapi sekarang udah belajar make-up an, hemhh benar-benar Kids Jaman Now

 

Kids jaman now
(Kids jaman now, udah bisa make-up an, picture by lifeloe. net)

2. Kids jaman now beda dengan Anak zaman dulu, Sekolah untuk belajar dan tidak pegang Hp dan berfoto berdua, tapi sekarang

kids jaman now
(Kids jaman now, Akyu udah bisa pacayan kakaksss, picture by memecomic. id)

 

3. Kids jaman now sudah belajar panggil papi mami, uang juga masih minta

Kids jaman now
(Kids jaman now, papi mamian kakaksss, picture by brillio. net)


4 Kids jaman now walaupun masih SD tapi sudah bisa bersolek dan centil

 

Kids jaman now
(Kids jaman now, godain akyu kakakss, picture by jurnalcowok. com)

5.Kids jaman now sudah dikasih motor yang digunakan untuk berpacaran 

Kids jaman now
(kids jaman now, cini cayang cubit akyuhh,,picture by brillio. net)

6. Kids jaman now mungkin sudah tidak mengenal lagi Blackberry

Kids jaman now
(kids jaman now, ga akan tau betapa bangganya punya bb, picture by me. me)


7. Kids jaman now sudah bisa membelai walaupun masih ada ingus

 

kids jaman now
(kids jaman now, ayah capuiningusnya, picture by memecomic. id)


Kids jaman Now kalau kita jabarkan satu per satu

Kids = anak-anak / anak

Jaman (Harusnya Zaman) =Za.man yang berarti jangka waktu yang panjang atau pendek yang menandai sesuatu; masa:

Now= Waktu Sekarang

Hal tersebut  diartikan dalam kalimat kekinian tersebut dengan kelakuan anak zaman sekarang.

Ini tanggapan Kemdikbud tentang kalimat Kids jaman Now

Dapat ditemui dari akun instagram Kemdikbud RI, bahwa:

Kids jaman now
(Kids jaman Now tanggapan Kemdikbud RI, picture by News.detik.com, dari akun Kemdikbud RI)

” #SahabatDikbud, akhir-akhir ini kita sering mendengar kata “Kids jaman now“. Penulisan yang benar adalah “zaman” ya, bukan “jaman”. Lebih baik lagi kalau kita menggunakan bahasa Indonesia untuk keseluruhan kalimat. Yuk, budayakan menulis ejaan bahasa Indonesia sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). #PUEBI #CintaBahasaIndonesia #bahasa #bahasaindonesia #belajar bahasa “.

Semoga tren kekinian yang menjadi viral di media sosial kedepannya menjadi lebih baik, untuk tujuan mengajarkan yang baik pada anak-anak, untuk generasi Indonesia yang lebih baik lagi. Aaamiin…


(Silahkan kritikan dan saran jika ada tulisan yang salah,
Sumber foto dan bacaan: Google.co. id, bintang
detik news

 

Anorexia – Hubungan antara Diet ketat dengan Gejala Anorexia yang perlu dikenali

Anorexia – Hubungan antara Diet ketat dengan Gejala Anorexia yang perlu dikenali

Ketika Seseorang, apalagi perempuan yang sedang menjalani program diet ketat, dengan tujuan untuk membuat langsing tubuh, sehingga dalam hal makanan sangat memilih-milih dan bahkan sampai menolak makanan tertentu, agar berhati-hati dan tidak berlebihan dalam menerapkan program diet ketat, sebab bisa saja jika terlalu melakukan diet ketat, akan berujung pada munculnya gejala gangguan dari Psikologi yang berdampak menjadi penyakit Anorexia. Seharusnya Seseorang Wanita yang ingin melakukan Diet adalah dengan menerapkan Tips diet sehat agar tetap terlihat cantik dan sehat

Anorexia AN (Anorexia Nervousa) adalah sebuah penyakit yang kompleks dengan melibatkan adanya komponen Psikologikal, Fisiologikal, dan juga Sosiologikal yang dapat mengakibatkan adanya gangguan makan yang diawali dengan beberapa tanda seperti: Rasa takut yang berlebihan akan adanya peningkatan berat badan, hal ini diakibatkan adanya perlakukan terhadap diri sendiri berupa pencitraan yang diketahui menyimpang, dan juga tanda berikutnya adalah Menolak mempertahankan berat badan yang sehat.

Seseorang begitu terobsesi dengan mempertahankan berat badan yang begitu tidak ideal (ingin terlihat sangat langsing). Sebab jika Seseorang telah mengalami Gejala Anorexia, maka Penilaiannya terhadap kecantikan adalah bahwa wanita cantik itu memiliki tubuh yang kurus.

Hal ini juga menjadi penyebab Penderita Anorexia lebih mudah melakukan hal yang ekstrim, seperti Menahan rasa lapar untuk mempertahankan berat badan yang tidak ideal tersebut, dan juga melakukan olahraga untuk membakar kalori pada tubuh secara berlebihan. Hal yang dikhawatirkan adalah Seseorang yang memiliki Gejala Anorexia, dengan menolak makan dikhawatirkan justru akan menjadi kekurangan asupan Gizi pada tubuh sehingga menjadi kurus

 

Gejala Anorexia yang perlu dikenali dan sebaiknya dihindari yaitu:

1. Mempertahankan rasa lapar

Menolak makanan dan menahan rasa lapar adalah tanda awal dari Seseorang yang mulai dihinggapi gejala Anorexia

2. Perubahan pada Kebiasaan Makan

Kebiasaan makan Seseorang menjadi berubah, misanya makan secara diam-diam dan memilih-milih makanan tertentu dengan juga mengurangi porsi makan secara tidak ideal.

3.Berat Badan Turun dengan drastis

Penyebab berat bada turun dengan drastis ini berawal dari menolak untuk makan atau menahan rasa lapar dan juga mengurangi jumlah porsi makan tersebut

4. Pola Fikir Berubah tentang Ukuran Bentuk Tubuh

Seseorang yang dihinggapi Gejala Anorexia berfikiran bahwa tubuhnya merasa gemuk, yang sebenarnya tidak atau justru ideal. Sehingga menjadikan dirinya untuk melakukan diet yang sangat ketat dengan salah satunya menahan rasa lapar tersebut untuk tujuan mendapatkan tubuh yang diidamkan yaitu langsing yang berlebih atau kurus.

5. Mengalami masalah kesehatan

Dehidrasi atau kekurangan asupan air putih, rambut menjadi rontok, tekanan darh pun menjadi rendah, kulit menjadi kering adalah salah satu hal yang dialami Seseorang jika sudah dihinggapi Gejala Anorexia.


Silahkan kritikan dan saran jika terdapat kesalahan dalam penulisan teori dan fakta yang ada, Junipedia ini adalah sarana informasi, tidak menggantikan teori dan fakta yang adadari para Ahli di bidangnya, segera konsultasikan masalah kesehatan dengan dokter ahli di bidangnya. Sumber foto ilustrasi, image google,flickr