Pencegahan Stroke, SANGAT Perlu Dilakukan Jika Kamu Tahu Akibat Penyakit Stroke Menghambat Aktivitas Kehidupan

Pencegahan Stroke, SANGAT Perlu Dilakukan Jika Kamu Tahu Akibat Penyakit Stroke Menghambat Aktivitas Kehidupan

Pencegahan Stroke adalah hal yang sangat perlu dilakukan untuk menghindari betapa hebatnya Penyakit Stroke menghambat setiap aktivitas. Untuk itu kita harus mengetahui cara mencegah stroke di usia muda, gejala penyakit stroke dan juga makanan pencegah stroke untuk salah satu cara Pencegahan Stroke.

Penyakit Stroke adalah Penyakit yang diartikan memiliki kelainan pada wilayah otak, dan parahnya adalah Penyakit stroke bisa saja terjadi secara mendadak. Pencegahan Stroke tentu “wajib” dilakukan sejak dini, dan berusaha maksimal untuk mencegah penyakit stroke.

Gejala Stroke bisa terlihat dan bisa Terjadi secara mendadak, sebab bisa saja disebabkan terjadi aliran darah ke otak terganggu. Hal terparah dari Penyakit Stroke diketahui dapat menyebabkan kematian, kecacatan dan juga dapat menyebabkan depresi untuk penderita stroke tersebut jika tidak dilakukan Pencegahan Stroke.

Daftar Rumah Sakit Kanker Canggih di Bandung, Rumah sakit kanker terbaik di dunia

Meski tidak mudah, Pencegahan Stroke yang bisa Kita Lakukan Sejak dini adalah:

1. Mengatur Pola Makan Sehat

Penyebab Penyakit Stroke bisa diakibatkan dari Jumlah Kolesterol yang meningkat.

Pola Makan yang berlebihan dalam mengkonsumsi asupan mengandung Lemak dan Asin, Dapat memicu terjadinya peningkatan Kolesterol dalam darah, serta resiko memunculkan Hipertensi yang bisa menjadi Pemicu munculnya Penyakit Stroke.

Oleh sebab itu, menjaga dan mengatur pola makan adalah salah satu hal yang utama sebagai salah satu cara menghindari penyakit stroke sejak dini dan cara menghindari stroke di usia muda.

Jenis Asupan Makanan yang Kita konsumsi sebaiknya

Mengandung Serat yang cukup dan Rendah kandungan Lemak

Tidak mengkonsumsi Garam berlebih

Aturan konsumsi Garam sehari adalah 6 gram (1 Sendok teh) per harinya

2. Melakukan Olahraga dengan Teratur

Olahraga teratur, berfungsi untuk menjaga Kinerja peredaran darah dan Jantung menjadi lebih efisien. Lalu berfungsi juga untuk membantu Menurunkan Kadar Kolesterol pada tubuh, dan Tekanan darah.

3. Mengurangi dan Berhenti dari aktivitas Merokok

Diketahui bahwa, salah satu Penyebab dari Resiko terjadinya penyakit stroke adalah Merokok, Bahkan 2 kali lipat resikonya. Sebab, Pembuluh darah menggumpal dan mempersempit pembuluh darah pada Perokok aktif.

Selain itu Berhenti Merokok juga dapat membantu pengurangan masalah kesehatan, seperti Jantung dan Paru-paru. (Baca Juga : CARA MEMBERSIHKAN PARU-PARU DAN MENJAGA KESEHATAN PARU-PARU)

4. Tidak Mengkonsumsi Minuman Mengandung Alkohol

Pemicu penyakit stroke salah satunya adalah:

Hipertensi dan Diabetes.

Mengkonsumsi Minuman mengandung alkohol adalah pemicu penyakit stroke dan detak jantung tidak teratur, sebab Minumal yang memiliki kandungan alkohol mengandung Jumlah Kalori yang cukup tinggi.

5. Menghindari Napza

Sebab diketahui penggunaan Napza dapat menimbulkan pengurangan aliran darah dan juga menjadi penyebab penyempitan arteri.

Makanan Pencegah Stroke

6. Konsumsi Ikan untuk Sumber protein dan Nutrisi

Mengkonsumsi Ikan diketahui dapat mengurangi resiko terjadinya penyakit Stroke dan Penyakit Jantung.

Bahkan The American Heart Association Memberi saran untuk mengkonsumsi jenis Ikan yang memiliki kandungan Omega 3, yang terdapat pada salah satu jenis Ikan yaitu Ikan Salmon, porsinya bisa 2x setiap 1 Minggu.

7. Mengkonsumsi Keju Tapi Tidak Berlebihan

Mengkonsumsi makanan enak ini tentu baik untuk mencegah stroke, asal tidak berlebihan. Seperti Penelitian yang dilakukan Soochow University, China. Mengkonsumsi Keju dalam kisaran 40 Gram dalam sehari, dapat memiliki resiko rendah dari terserang penyakit Stroke dan penyakit jantung

Baca Artikel lengkapnya di sini: Manfaat Keju untuk Mencegah Stroke

 


Gejala – gejala Penyakit Stroke RINGAN (Stroke Iskemik) yang perlu diketahui yang bisa juga menjadi Gejala Stroke Berat

Daftar Rumah Sakit Kanker Canggih di Bandung, Rumah sakit kanker terbaik di dunia

Pada umumnya, (Dirangkum dari beberapa sumber terpercaya), Seseorang yang terkena stroke mengalami gejala :

1. Kesemutan pada seluruh badan,
2. Cara bicara yang mulai tidak terlalu jelas, cadel, bahkan tidak bisa berbicara, tidak mengerti / memahami  hal yang dibicarakan rekan bicara,
3. Mulai tidak mampu mengenali orang lain, dan terganggunya sistem penglihatan/penglihatan hilang secara mendadak/tiba-tiba
4. Menelan asupan makanan/minuman mulai terasa sulit,
5. Bagian Mulut dan bagian Mata terlihat mulai turun di salah satu sisi wajah
6. Lengan mulai mengalami kelumpuhan / Kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh.
7. Mulai terjadi masalah pada keseimbangan dan koordinasi.
8. Bahkan bisa terjadi hal yang membuat/merasa Pusing, bahkan pingsan.
9. Mulai merasa Sakit kepala yang terasa begitu hebat secara mendakan/tiba-tiba yang diikuti dengan rasa kaku pada bagian leher. Bahkan terjadi Vertigo atau sakit kepala yang berputar
10. Mulai merasa perut mual bahkan terjadi muntah (Berbeda dengan Mual muntah pada Kehamilan).
11. Didapati rasa Baal di salah satu sisi bagian tubuh.
12. Mulai menurunnya juga fungsi Kesadaran

Pemicu dan bahkan Faktor utama dari resiko stroke tersebut adalah seperti disebutkan di atas, dan adanya penyakit kencing manis, serta darah tinggi, atau juga penyakit jantung, dan juga faktor dari gaya hidup tidak sehat terlebih lagi pola makan yang tidak sehat.

Stroke dapat mengakibatkan Kelumpuhan

Dilansir dan dirangkum dari Majalah Trubus 564, Edisi November 2016, hal 8-13, Menurut dr Arijanto Jonosoewojo, SpPD, dokter spesialis penyakit dalam, Rumah Sakit dr Soetomo, adanya kelumpuhan akibat Penyakit Stroke bisa terjadi disebabkan pada sel-sel otak yang rusak.
Hal tersebut diakibatkan adanya suatu penyumbatan pada sistem pembuluh darah, (Pembuluh darah yang terdapat di otak), sehingga menjadi penyebab sel-sel otak tersebut tidak mendapat pasokan oksigen & asupan nutrisi yang mencukupi.

Secara Ilmu Kedokteran, 2 jenis penyakit Stroke :

1. Jenis Penyakit Stroke Iskemik (Stroke Ringan)

Penyakit Stroke Iskemik bisa terjadi jika pasokan oksigen terhambat, hal ini diakibatkan dari  penyumbatan pada sistem pembuluh darah.

Meski Penyakit Stroke Ringan ini bisa berakhir dalam beberapa menit, tetapi tetap menyimpan bahaya yang dapat memicu penyakit Stroke Berat apabila Tidak ditangani sejak dini dan sesegera mungkin.

2. Jenis Penyakit Stroke Hemorragik (Stroke Berdarah)

Penyakit Stroke Hemorragik dapat terjadi jika sistem pembuluh darah yang bertugas memasok darah ke otak tersebut telah pecah (Pembuluh darah seperti jenis penyakit stroke iskemik).

Beliau juga menuturkan bahwa Seseorang mempunyai berisiko terserang penyakit Stroke, jika mengalami 2 tanda dari 5 riwayat kesehatan yang buruk, seperti:

1.    Hipertensi
2.    Kolesterol yang tinggi
3.    Diabetes mellitus
4.    Per*k*k
5.    Kegemukan

Pada Pasien yang terkena Penyakit Diabetes, memiliki risiko terkena Penyakit stroke yang disebabkan adanya kadar gula yang cukup tinggi, yang bisa menyebabkan pergentalan darah.

Sehingga dapat memicu terjadinya penyumbatan pada sistem pembuluh darah. Selain itu, tekanan darah yang cukup tinggi juga bisa memicu Penyakit stroke, sebab dapat melemahkan sistem pembuluh darah, yang mana berakibat pecah pembuluh darah dan penyempitan pada pembuluh darah.

Tanda-tanda terkena Stroke:

1.    Terasa sakit kepala yang tak tertahankan
2.    Mulai menjadi Linglung
3.    Kondisi tubuh mudah merasa lelah

Seseorang yang terserang Penyakit Stroke, meskipun stroke ringan, tentu sangat membutuhkan Dukungan kesembuhan dari Orang-orang terdekat, agar tetap selalu berusaha menjalani pengobatan ataupun terapi penyakit Stroke dengan teratur.

Jangan biarkan Seseorang yang terserang Stroke “berdiri” sendiri dan dianggap biasa, sebab pada kenyataannya, Penyakit Stroke yang sudah menjadikan kelumpuhan salah satu anggota badan, misal tangan kiri dan kaki kiri, tentu sangat menghambat aktivitas kehidupan sehari-hari.

Sehingga Seseorang dengan Penyakit Stroke tersebut sangat perlu dukungan moril dan kasih sayang dari Orang-orang di sekitar, terlebih lagi orang-orang terdekat, apalagi untuk menjalani aktivitas sehari-hari, sangat perlu bantuan tenaga dan motivasi untuk kesembuhan, paling tidak untuk mengurangi beban penyakit stroke tersebut dengan keceriaan orang-orang di sekitar.


Junipedia adalah Media Informasi Bermanfaat, tidak menggantikan Teori dan fakta yang ada dari Dokter dan Profesional di Bidangnya. Silahkan Kritik dan Masukan apabila terdapat kesalahan dalam penjelasan teori dan fakta yang ada.

Sumber Referensi Terkait:

Alodokter

Alodokter

Klikdokter

Manfaat Keju untuk Mencegah Stroke, Benarkah?

Bagaimana mengobati penyakit Stroke dengan Herbal Daun Pelawan?

Manfaat Keju untuk Mencegah Stroke lengkap dengan Resep kue sus keju, kering diluar lumer didalam

 

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *