junizein 8 Juli 2018

Merasa Suhu dingin dibanding hari biasa? Mungkinkah efek Fenomena Aphelion di Dunia?

Suhu dingin dan aphelion bisakah mempunyai hubungan dengan hawa udara dan suhu dingin yang baru-baru ini yang memang terasa lebih dingin di beberapa daerah di Indonesia?

Suhu dingin dan Aphelion mungkin beberapa dikaitkan ada hubungan dengan udara baru-baru ini, sebab kemaren sabtu terjadi fenomena Aphelion yang bisa dirasakan di dataran Amerika, lalu saat ini sedang ramai di medsos tentang embun berupa es batu di wilayah Dieng. Meski belum tentu benar atau salah, namun  bisa saja hal ini pertanda memang ada hubungan antara suhu lebih dingin dan Fenomena Aphelion di Dunia

 

Suhu dingin dan Aphelion
Aphelion dan Perihelion, source reference: Detik News.

Fenomena Aphelion (Bidang Astronomi) adalah diartikan sebagai suatu kejadian dimana Jarak Planet Bumi dengan Matahari berada sangat jauh, atau Matahari berada dititik terjauh dengan planet Bumi. Dan biasany terjadi sekitar bulan Juli

Sedangkan Perihelion adalah Jarak terdekat antara Bumi dan Matahari.  Matahari berada di titik terdekatnya dengan  Bumi yang biasanya terjadi pada bulan Januari

 

Fenomena Aphelion itu sendiri terjadi pada tanggal 06 Juli 2018 sekitar Jam 23.48 Wib. Pada saat itu, Dunia di Planet bumi  berada pada titik terjauhnya dengan Matahari.

Suhu dingin itu sendiri berkisar antara kisaran 15 – 16°C (kota Bandung). Dan tentu hal ini lebih bisa dirasakan pada saat malam hari. Untuk itu tak lengkap jika tanpa ciri-ciri udara lebih dingin walaupun dan terlepas dari Ada atau Tidak ada Hubungan antara Fenomena Suhu Dingin dengan Fenomena Aphelion :

Suhu dingin dan Aphelion

Ciri-ciri Suhu Udara lebih dingin dibanding hari biasa

  1. Di wilayah yang bersuhu panas, hawa dan suhu menjadi lebih dingin
  2. Malam hari sudah terlihat embun semerbak bertebaran seperti pagi hari
  3. Suhu di daerah tertentu bisa mencapai kisaran 15-16° C, yang biasanya berada di kisaran 20°C
  4. Tiupan angin sepoi dingin sejuk juga kadang terasa di siang hari.

Memang hal itu terjadi dan kita rasakan baru-baru ini, meskipun di wilayah yang biasanya suhu panas walau malam hari, tetapi baru-baru ini pada malam hari terlihat berembun dan cukup dingin meskipun belum mencapai tengah malam atau subuh.

Begini keterangan BMKG, seperti dilansir dari CNN Indonesia, terkait Suhu lebih dingin dan fenomena Aphelion

Suhu dingin dan Aphelion

Namun suhu dingin ini bisa dikatakan juga sebagai pertanda musim kemarau yang memang suhu dan Hawa terasa lebih dingin dibandingkan dengan musim hujan.

Terlepas dari itu, tentu saja Kita Harus menjaga kondisi tubuh agar tetap fit meski di musim kemarau dan apalagi pada suhu yang dingin.


Junipedia adalah media dan sarana informasi, tidak menggantikan teori dan fakta yang ada dari Para Ahli di Bidangnya. Silahkan kritikan dan saran jika terdapat kesalahan dalam teori dan fakta yang ada.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*