9 Tips Penggunaan Bantal Yang Baik Untuk Bayi

9 Tips Penggunaan Bantal Yang Baik Untuk Bayi

Bantal untuk bayi, Berbagai macam jenis, harga dan bentuk Bantal tersedia untuk Bayi, Namun yang sering dikenal sebagai bantal yang baik untuk bayi adalah bantal bayi yang berbentuk Huruf U, dengan tujuannya adalah untuk membantu kepala Bayi yang masih belum terlalu keras agar menjadi bentuk bundar dan sempurna. Namun dipercaya atau tidak,
Bantal untuk Bayi yang berbentuk Huruf U yang ditengarai baik untuk pembentukan kepala bayi menjadi bundar adalah salah satu persepsi yang belum tentu benar dan belum jelas pembuktian dari segi kesehatannya dalam hal pemilihan bantal untuk bayi.
Alasannya bentuk U pada bantal untuk bayi, (termasuk jenis bantal bayi lain) kurang dianjurkan versi junipedia yaitu

1. Pada bantal dengan jenis atau bentuk bantal bayi huruf U,

Apabila Bayi mengalami yang namanya Gumoh pada Bayi (Muntah pada bayi), dikhawatirkan bayi akan sulit untuk membalikkan atau memiringkan kepalanya ke sisi kiri atau kanan, hingga dikhawatirkan menjadi penyebab bayi menjadi tersedak dengan akibat adanya muntahan dari bayi itu sendiri.

2. Bantal robek juga menjadi faktor yang dikhawatirkan,

Meskipun robek atau sobek sedikit, namun jika isi di dalam bantal tersebut keluar lalu mengenai mulut bayi ataupun hidung bayi, maka dikhawatirkan bayi menjadi tersedak lalu batuk.

3. Hal yang lebih parah tapi Harus berusaha dihindari adalah  Dikhawatirkan adanya Keterkatikan antara SIDS dan Penggunaan Bantal Bayi saat tidur

(SIDS: Sudden Infant Death Syndrome, yaitu Sebuah Sindrom kematian yang mendadak terjadi pada Bayi walaupun bayi tersebut sedang terlihat sehat dan tanpa penyebab yang pasti, yang biasanya terjadi pada saat bayi sedang dalam kondisi tidur, dan terjadi biasanya pada usia bayi sekitar kurang dari 1 tahun )

Hembusan Nafas Bayi dapat terjebak ketika adanya sekat kecil disekitaran mulut bayi yang diakibatkan dari adanya permukaan bantal (meskipun bantal lembut) dan benda di sekitar kepala Bayi ketika tidur.

 

Hal yang dapat menjadi akibatnya adalah hembusan nafas bayi kembali terhirup oleh Bayi itu sendiri, Hal ini juga dikhawatirkan menjadi penyebab terakumulasinya karbon-dioksida serta kadar Oksigen di dalam tubuh bayi berubah menurun dan menjadi kekurangan oksigen pada bayi inilah yang dikhawatirkan menjadi penyebab adanya SIDS pada Bayi.

Namun jika tetap ingin menggunakan Bantal untuk Bayi ketika tidur di dalam kamar bayi sebaiknya perhatikan

9 Tips Penggunaan Bantal Yang Baik Untuk Bayi berikut:

1. Ketika Bayi tidur siang

Silahkan menggunakan Bantal untuk bayi, dan HARUS ada Orang tua menemani Bayi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan

2. Memilih bantal untuk bayi dengan bahan yang anti alergi untuk bayi

3. Bantal untuk bayi sebaiknya tidak terlalu besar

Dan memiliki bahan sarung bantal untuk bayi yang halus, dan sebaiknya tanpa adanya hiasan-hiasan bantal

4. Jika Bantal untuk bayi robek atau sobek walaupun sedikit

Sebaiknya ganti bantal untuk bayi dengan bantal yang baru atau persediaan bantal untuk bayi yang ada di rumah

5. Bantal untuk Bayi termasuk sarung bantalnya sebaiknya sering dicuci.

Apalagi jika terkena tumpahan susu ataupun minyak penghangat bayi dan lainnya. Agar tidak menjadi sarang kuman dan bakteri

6. Hindari menggunakan bantal untuk bayi pada saat bayi diayun di dalam ayunan khusus bayi

7. Hindari menggunakan bantal pada saat memberikan bayi makan

Sebab salah satu posisi makan yang baik untuk bayi adalah sama seperti posisi saat bayi menyusu,bukan berbaring di atas bantal

8. Hindari menggunakan bantal untuk bayi dalam waktu yang lama

Misalkan seharian full atau satu malam full, sebab Bantal untuk bayi bisa saja ditempeli debu, kuman dan bakteri yang dapat membuat bayi menjadi alergi jika terpapar lama dengan bantal yang sudah dihinggapi kuman atau bakteri tersebut.

9 Tips Penggunaan Bantal Yang Baik Untuk Bayi
(Ilustrasi Bayi tidur tanpa bantal;pxhere)

9. Perlu diingat bahwa Para ahli di bidangnya justru menganjurkan agar Bantal yang baik untuk bayi adalah tidak menggunakan bantal, bayi tidur tanpa bantal sampai dengan usia mencapai kurang lebih 2 tahun.

Ketika bayi baru dilahirkan, Kepala Bayi terlihat belum terlalu sempurna pada bentuknya disebabkan dari proses persalinan tersebut, namun sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir akan hal ini, sebab biasanya seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia Bayi, bentuk kepalanya akan semakin menjadi bentuk yang ideal dan bundar sempurna.


 


Media ini merupakan sarana informasi, tidak menggantikan teori & fakta Para Ahli di bidangnya. Silahkan kritik & saran apabila terdapat kesalahan penulisan teori & fakta.

Sumber referensi: google, alodokter, doktersehat, kompas, sumber foto image google, 

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *